-
Mauricio Souza kecewa dengan aksi mengejek Gabriel Silva saat laga Persija vs Arema.
-
Ketegangan terjadi akibat perilaku tidak sopan pemain Arema FC kepada staf pelatih Persija.
-
Souza sesalkan sikap Gabriel Silva yang pernah menjadi anak asuhnya di Flamengo U-20.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu kekecewaan mendalam pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza.
Kekalahan menyakitkan dari Arema FC di hadapan pendukung sendiri meninggalkan luka yang berujung pada ketegangan fisik.
Tim berjuluk Macan Kemayoran harus menyerah dengan skor telak 0-2 dalam laga pekan ke-20 tersebut.
Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh penyerang asing mereka, Gabriel Silva, pada menit-menit krusial.
Namun, drama sebenarnya terjadi justru setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan malam itu.
Pemicu Keributan di Pinggir Lapangan
Mauricio Souza tertangkap kamera terlibat adu mulut yang cukup sengit dengan pemain lawan, Gabriel Silva.
Ketegangan tersebut ternyata bermula dari gestur yang dianggap merendahkan martabat tuan rumah saat laga berlangsung.
Pelatih berkebangsaan Brasil ini tidak mampu menahan amarahnya melihat perilaku pemain yang pernah ia bimbing.
Baca Juga: Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
Souza menilai tindakan yang ditunjukkan oleh pencetak gol Arema FC tersebut sangat jauh dari sikap profesional.
“Pertandingan sebenarnya berjalan normal, mempertemukan dua tim besar yang berada dalam situasi berbeda di klasemen,” kata Souza.
Kekecewaan Terhadap Sikap Gabriel Silva
Menurut sang pelatih, insiden provokasi dimulai tepat setelah gol kedua bersarang di gawang Persija Jakarta.
Gabriel Silva dituding sengaja memancing emosi seluruh anggota tim yang berada di bangku cadangan saat itu.
Souza merasa sangat terpukul karena ia memiliki kedekatan sejarah yang cukup lama dengan sang pemain.