- Persija Jakarta resmi merekrut kiper Cyrus Margono dari kompetisi luar negeri pada bursa transfer Super League 2025/2026.
- Cyrus Margono dikontrak dua setengah tahun oleh Persija setelah sebelumnya bermain di Yunani dan Kosovo.
- Perekrutan ini meningkatkan persaingan posisi kiper Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026 tanpa pemain Eropa.
Suara.com - Panggung sepak bola domestik bakal semakin kompetitif dengan kehadiran satu nama baru di bawah mistar gawang.
Persija Jakarta, di hari terakhir bursa transfer Super League 2025/2026, secara resmi mengumumkan perekrutan kiper Cyrus Margono.
Langkah ini tidak hanya penting bagi Macan Kemayoran, tetapi juga berpotensi memanaskan persaingan di pos penjaga gawang Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Kiper berdarah Indonesia-Iran yang lahir di Amerika Serikat ini diikat dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun.
Kedatangannya, setelah menimba pengalaman di Yunani bersama Panathinaikos B dan terakhir di Kosovo bersama KF Dukagjini, dipandang sebagai investasi jangka panjang oleh manajemen Persija.
"Cyrus adalah kiper muda berkualitas dengan pengalaman internasional serta karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim," ujar Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
"Kami berharap kehadirannya bisa menambah kekuatan dan kedalaman skuad, serta menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tim untuk dua hingga tiga musim ke depan,” sambungnya.
Cyrus sendiri menyambut tantangan ini dengan antusiasme tinggi. Setelah resmi mendapatkan paspor Indonesia pada Maret 2024, ia siap membuktikan kualitasnya di salah satu klub terbesar di tanah air.
“Saya sangat siap menjalani tantangan bersama Persija. Saya sangat antusias dan senang datang ke Jakarta untuk bergabung dengan Persija sebagai tim besar di Indonesia," kata Cyrus Margono.
Baca Juga: Mauricio Souza Pasrah Persija Semakin Ditinggal Persib Bandung
"Saya akan melakukan yang terbaik di setiap latihan,” tambahnya.
Kepindahannya ke Persija datang di momen yang sangat strategis. Untuk perhelatan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kemungkinan besar tidak akan bisa memanggil para pemain diaspora yang merumput di Eropa.
Artinya dua kiper utama, Emil Audero dan Maarten Paes, hampir pasti absen.
Kondisi ini memaksa pelatih John Herdman untuk mengandalkan para penjaga gawang yang berkarier di Super League.
Di sinilah peluang Cyrus Margono terbuka lebar. Ia akan masuk dalam bursa persaingan ketat bersama nama-nama langganan timnas seperti Nadeo Argawinata dan Ernando Ari, serta kiper yang tengah naik daun bersama Persib Bandung, Teja Paku Alam.
Jika mampu tampil impresif dan merebut posisi utama di Persija dari tangan Carlos Eduardo atau Andritany Ardhiyasa, bukan tidak mungkin kiper berpostur 190 cm ini akan mendapatkan panggilan yang telah lama dinantikannya.
Ia tercatat sudah beberapa kali masuk dalam pantauan timnas era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, namun kesempatan itu tak kunjung datang.