-
Pelatih John Herdman pantau pemain Eropa dan lokal demi persiapan matang FIFA Series 2026.
-
Timnas Indonesia siap menjamu tiga negara tamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno Maret.
-
PSSI menunggu laporan teknis Herdman untuk menentukan komposisi pemain utama skuad Garuda nanti.
Sembari mengawasi pemain di luar negeri, Herdman juga menyempatkan diri hadir langsung di tribun penonton stadion-stadion Indonesia.
Ia ingin memastikan bahwa tidak ada talenta lokal potensial yang terlewat dalam seleksi pembentukan kerangka tim utama nanti.
Berbagai pertandingan penting dalam ajang BRI Super League musim 2025/2026 telah dikunjungi oleh pelatih berpengalaman tersebut secara maraton.
Laga-laga sengit seperti pertemuan antara Persija Jakarta melawan Madura United menjadi salah satu referensi penilaian teknisnya.
Herdman juga memantau jalannya pertandingan Persita Tangerang kontra Bhayangkara FC serta duel Persib Bandung melawan Malut United.
Kehadiran sang pelatih dalam laga panas antara Persija Jakarta melawan Arema FC menegaskan keseriusannya mencari mental petarung.
Informasi mengenai perkembangan para pemain di luar negeri terus diperbarui secara berkala agar data yang didapat sangat akurat.
"Yang di luar negeri juga sudah mulai dipantau. Kita tunggu saja," ia menjelaskan terkait progres pemantauan pemain diaspora.
PSSI mengharapkan adanya laporan komprehensif setelah seluruh rangkaian kunjungan kerja sang pelatih berakhir dalam waktu dekat ini.
Baca Juga: Aksi Emil Audero di Italia Bikin John Herdman Optimistis Sambut FIFA Series 2026
Nantinya, rekomendasi teknis dari pelatih akan menjadi landasan utama bagi federasi dalam menentukan arah kebijakan tim nasional selanjutnya.
"Mungkin nanti setelah dia selesai berputar-putar, pasti ada masukan ke kami apa yang mau dilakukan," tuturnya memberikan gambaran kerja sama.
Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat telah ditunjuk sebagai arena utama penyelenggaraan seluruh rangkaian pertandingan nanti.
Meskipun lokasi sudah ditetapkan, rincian jadwal kick-off dan bagan pertandingan masih menunggu rilis resmi dari pihak FIFA.
Setiap peserta dalam turnamen ini hanya akan melakoni dua pertandingan persahabatan selama periode jendela internasional FIFA tersebut.
Prediksi sementara menyebutkan bahwa Indonesia akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis dalam salah satu laga uji coba.