-
Atalanta berhasil mengalahkan Cremonese dengan skor 2-1 di pekan ke-24 Liga Italia.
-
Emil Audero tampil sangat cemerlang dengan melakukan banyak penyelamatan penting bagi tim tamu.
-
Kemenangan ini membawa Atalanta semakin dekat dengan zona Eropa di klasemen sementara.
Suara.com - Pertempuran sengit tersaji di Stadion Gewiss saat Atalanta menjamu Cremonese dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Italia.
Kiper naturalisasi Indonesia Emil Audero menjadi pusat perhatian berkat performa gemilangnya di bawah mistar gawang.
Walaupun tampil sangat impresif tim tamu tetap harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 2-1.
Kekalahan ini terasa menyesakkan bagi skuad asuhan Cremonese yang berjuang keras keluar dari papan bawah klasemen.
Atalanta yang bermain agresif sejak peluit awal dibunyikan langsung memberikan tekanan hebat kepada lini pertahanan lawan.
Skuad asuhan Raffaele Palladino menunjukkan mentalitas menyerang yang sangat tinggi demi mengamankan tiga poin penuh di rumah.
Giacomo Raspadori hampir saja membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui sepakan terarah yang sangat membahayakan gawang.
Namun Emil Audero menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis bola yang mengarah ke sudut gawang.
Kebuntuan bagi tuan rumah akhirnya pecah pada menit ke-13 melalui sebuah aksi individu yang sangat luar biasa.
Baca Juga: Emil Audero Tampil Gemilang, Cremonese Tetap Kalah 1-2 dari Atalanta
Nikola Krstovic berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan akrobatik setelah melakukan putaran badan yang cepat.
Bola hasil sepakan keras Krstovic tersebut meluncur deras tanpa bisa dijangkau oleh kiper andalan Timnas Indonesia itu.
Tertinggal satu gol membuat para pemain Cremonese berusaha untuk segera bangkit dan keluar dari tekanan hebat.
Sayangnya kedisiplinan barisan pertahanan Orobici membuat tim tamu sangat kesulitan dalam menciptakan peluang-peluang emas yang bersih.
Justru gawang Cremonese harus kembali bergetar pada menit ke-25 akibat aksi individu pemain sayap yang sangat lincah.
Davide Zappacosta melakukan penetrasi tajam dari sisi kanan lapangan sebelum melepaskan tembakan keras yang sangat mematikan lawan.