- Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis, yang dijuluki The Sugar Boyz, dalam FIFA Series 2026.
- St Kitts and Nevis memiliki banyak pemain diaspora berpengalaman, termasuk eks pemain Premier League seperti Romaine Sawyers.
- Secara peringkat FIFA, St Kitts and Nevis saat ini berada di posisi ke-154, jauh di bawah Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia akan memulai kiprahnya di ajang FIFA Series 2026 dengan menghadapi lawan dari Kepulauan Karibia, St Kitts and Nevis.
Meski di atas kertas Skuad Garuda lebih diunggulkan, tim berjuluk The Sugar Boyz ini menyimpan sejumlah fakta menarik yang membuat mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.
Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar St Kitts and Nevis, lawan perdana tim asuhan John Herdman:
1. The Sugar Boyz: Julukan Manis
Lawan Skuad Garuda ini memiliki julukan yang unik yaitu The Sugar Boyz. Nama ini berkaitan erat dengan sejarah panjang negara tersebut sebagai salah satu penghasil tebu dan gula utama di kawasan Karibia.
Federasi sepak bola mereka (SKNFA) telah berdiri sejak 1932, namun baru resmi menjadi anggota FIFA dan CONCACAF pada 1992.
2. Prestasi
St Kitts and Nevis punya prestasi terbaik menembus final Caribbean Cup 1996. Akan tetapi, di laga puncak kalah dari Trinidad dan Tobago.
Meski memiliki sejarah panjang, prestasi mereka di level internasional masih sangat terbatas dan belum pernah sekalipun mengangkat trofi di turnamen resmi.
3. Pemain Diaspora Banyak
Salah satu hal paling menarik dari komposisi skuad St Kitts and Nevis adalah banyaknya pemain diaspora yang lahir atau berkarier di Inggris.
Beberapa di antaranya bahkan memiliki pengalaman di level tertinggi, seperti bek Jordan Bowery (eks Aston Villa) dan gelandang Romaine Sawyers (eks West Bromwich Albion) yang pernah merasakan atmosfer Premier League.
Baca Juga: Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
Ada pula sosok unik Lois Maynard, seorang gelandang yang ternyata memiliki hubungan keluarga dengan bintang Manchester United, Marcus Rashford.
4. Punya Legenda yang Menjadi Idola di Liga Indonesia
Bagi para pecinta sepak bola senior di Indonesia, nama St Kitts and Nevis mungkin tidak sepenuhnya asing.
Hal ini tidak lepas dari sosok legenda mereka, Keith Kayamba Gumbs yang pernah menjadi idola saat berseragam Sriwijaya FC.
Selama kariernya di Indonesia, Kayamba Gumbs sukses mempersembahkan gelar liga dan beberapa trofi domestik, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk negaranya.
5. Ranking FIFA
Di atas kertas, kekuatan kedua tim terlihat timpang jika menilik ranking FIFA.
St Kitts and Nevis saat ini berada di peringkat ke-154 dunia dengan 1035.25 poin, terpaut 32 peringkat dari Indonesia yang menempati posisi ke-122 dengan 1144.73 poin.
Menariknya, ini adalah salah satu posisi terendah mereka dalam satu dekade terakhir.
The Sugar Boyz pernah berada di masa keemasannya saat berhasil menembus peringkat ke-73 FIFA pada Maret 2017 silam.