Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya

Irwan Febri

Minggu, 15 Februari 2026 | 07:42 WIB
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, dalam konferensi pers usai laga melawan Bahayangkara. (Dok. Persebaya)
baca 10 detik
  • Persebaya Surabaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC di GBT, pelatih akui tim kurang tenang babak pertama.
  • Bhayangkara efektif cetak dua gol dari bola mati dan transisi, sementara Persebaya kurang akurat dalam penyelesaian akhir.
  • Pelatih apresiasi peningkatan agresivitas tim di babak kedua meskipun hanya mampu membalas dengan satu gol saja.

Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya tampil kurang tenang pada babak pertama sehingga harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu malam.

“Ketika mereka punya peluang pertama dan mencetak gol, saya rasa kami bermain lebih dengan hati daripada dengan kepala,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, Bhayangkara tampil sangat efektif. Dari dua tembakan ke gawang pada babak pertama, keduanya berbuah gol melalui situasi bola mati dan transisi cepat. Sementara itu, Persebaya sebenarnya menciptakan beberapa peluang lewat Rivera dan Bruno, namun gagal dimaksimalkan.

“Kami menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir kami tidak akurat,” katanya.

Tavares juga menyoroti minimnya kemenangan dalam duel bola kedua di area depan serta dominasi lawan di lini tengah pada paruh pertama. Meski demikian, ia mengapresiasi peningkatan performa anak asuhnya di babak kedua yang tampil lebih agresif walau hanya mampu mencetak satu gol.

“Saya menghargai kerja keras para pemain, terutama pada babak kedua,” ujarnya.

Dalam upaya mengejar ketertinggalan, Tavares memasukkan pemain muda dan bahkan mendorong bek tengah menjadi penyerang pada menit-menit akhir laga.

Ia turut menyinggung pertandingan yang dinilainya terlalu sering terhenti akibat lawan mengulur waktu sejak babak pertama. Namun, tambahan waktu yang diberikan wasit hanya lima menit.

Meski begitu, Tavares menegaskan kekalahan bukan disebabkan faktor wasit, melainkan efektivitas lawan.

baca juga

“Kami kalah karena lawan mencetak dua gol, dan kami hanya mencetak satu, itu saja,” tegasnya.

Sementara itu, kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, menyampaikan permohonan maaf kepada Bonek dan Bonita atas hasil yang belum memuaskan.

“Kami mohon maaf apabila hasilnya tidak memuaskan bagi kami dan para pendukung,” ucap Andhika.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara FC di GBT

Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara FC di GBT

Bola | Minggu, 15 Februari 2026 | 06:29 WIB

Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri

Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:05 WIB

Striker Indonesia Tumpul, Mauro Zijlstra Mampu Cetak Berapa Gol di BRI Super League?

Striker Indonesia Tumpul, Mauro Zijlstra Mampu Cetak Berapa Gol di BRI Super League?

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:01 WIB

Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara

Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:04 WIB

Bruno Gomes Datang, Berikut Daftar 11 Pemain Asing Persis Solo

Bruno Gomes Datang, Berikut Daftar 11 Pemain Asing Persis Solo

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:58 WIB

Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League

Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0

Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas

Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:14 WIB

Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang

Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:44 WIB

Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026

Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:24 WIB

Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:15 WIB

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01 WIB

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:00 WIB

Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma

Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:05 WIB

Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda

Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:44 WIB

×