OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Liberty Jemadu

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan OJK menyiapkan dua peraturan menjelang peluncuran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • OJK menyiapkan dua peraturan dan infrastruktur pendukung menjelang peluncuran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027.
  • Penyelesaian seluruh regulasi peralihan dan tata pengaturan penyelenggaraan bursa tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 17 September 2026 di Jakarta.
  • Kehadiran bursa ini diharapkan mampu memperdalam pasar domestik, membentuk acuan harga transparan, serta mengurangi praktik kecurangan perdagangan komoditas.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan akan menyiapkan dua Peraturan OJK (POJK) serta infrastruktur pendukung menjelang Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan kedua regulasi tersebut masing-masing akan mengatur pentahapan peralihan perdagangan serta tata pengaturan penyelenggaraan BMKS.

“Yang pertama POJK nanti akan pentahapan peralihannya kepada BMKS ini untuk perdagangan mineral dan komoditas strategis tadi. Yang kedua adalah POJK tata pengaturannya. Itu kami siapkan,” kata Friderica dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut dia, OJK sedang menyelesaikan ketentuan yang diperlukan untuk penyelenggaraan BMKS, termasuk aturan mengenai pentahapan peralihan perdagangan. Penyelesaian regulasi tersebut ditargetkan paling lambat 17 September 2026.

Selain regulasi, OJK menyiapkan struktur organisasi, sumber daya manusia, anggaran, serta berbagai unsur ekosistem perdagangan yang dibutuhkan sebelum bursa beroperasi.

Friderica mengatakan persiapan tersebut mencakup penyelenggara bursa dan lembaga kliring serta ekosistem pendukung seperti pergudangan, pemeriksaan kualitas komoditas, dan verifikasi keberadaan barang yang diperdagangkan.

OJK bersama pemangku kepentingan terkait juga telah melakukan simulasi terhadap sistem bursa yang dipersiapkan untuk BMKS.

“Siapa yang akan menjadi bursanya, siapa yang akan menjadi lembaga kliring, kemudian kayak KPEI-KSEI-nya di pasar modal itu juga sudah kita siapkan semua. Terus kemudian yang penting tuh ekosistemnya juga udah siap belum masuk ke BMKS ini,” ujar dia.

Sementara itu, jenis mineral dan komoditas strategis yang akan diperdagangkan melalui BMKS belum diumumkan karena penetapannya akan dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres).

“Sedangkan untuk jenis-jenis mineral strategis, mineral dan juga komoditas strategis akan ditetapkan dalam Perpres,” tuturnya.

baca juga

Friderica mengatakan OJK bersama pemangku kepentingan terkait telah membahas jenis mineral dan komoditas strategis yang akan masuk dalam ekosistem BMKS. Namun, rincian komoditas tersebut baru dapat disampaikan setelah ditetapkan pemerintah.

Pembentukan dan pengawasan BMKS menjadi bagian dari penguatan sektor keuangan dan perdagangan komoditas strategis. OJK memperoleh mandat untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap bursa tersebut.

Menurut Friderica, keberadaan BMKS diharapkan memperdalam pasar domestik sekaligus membentuk acuan harga mineral dan komoditas strategis di dalam negeri.

Ia mengatakan Indonesia merupakan produsen berbagai mineral dan komoditas strategis, namun pembentukan harga (price discovery) maupun harga acuan selama ini belum berada di dalam negeri.

Dengan adanya BMKS, pembentukan harga diharapkan menjadi lebih transparan sekaligus membantu mengurangi praktik transfer pricing dan under-invoicing dalam perdagangan komoditas.

“Bursa mineral dan komoditas strategis ini tentunya diharapkan menjadi satu kebijakan pendalaman pasar di dalam negeri serta menjadi acuan harga terkait mineral dan komoditas strategis,” ucap Friderica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah

Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Pasar Modal Serok Rp125 Triliun: Pesta Raksasa yang Lupa Mengundang UMKM

Pasar Modal Serok Rp125 Triliun: Pesta Raksasa yang Lupa Mengundang UMKM

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:40 WIB

OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan

OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Mobil Listrik Tak Cuma Soal Teknologi, GAC Bawa AION UT Urban ke GIIAS Semarang 2026

Mobil Listrik Tak Cuma Soal Teknologi, GAC Bawa AION UT Urban ke GIIAS Semarang 2026

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Apakah Tempe Harus Dimasukkan Kulkas? Begini Faktanya!

Apakah Tempe Harus Dimasukkan Kulkas? Begini Faktanya!

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Manga World Trigger Kembali Hiatus, Cuaca Pengaruhi Kondisi Ashihara

Manga World Trigger Kembali Hiatus, Cuaca Pengaruhi Kondisi Ashihara

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:13 WIB

×