Di Tengah Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Hanya Maarten Paes yang Selamat

Arif Budi

Rabu, 01 April 2026 | 17:49 WIB
Di Tengah Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Hanya Maarten Paes yang Selamat
Maarten Paes selamat dari polemik paspor pemain Timnas Indonesia di Belanda. [Instagram]
baca 10 detik
  • Polemik paspoortgate menyebabkan sejumlah klub Belanda menonaktifkan pemain Timnas Indonesia akibat masalah status dwi-kewarganegaraan yang tidak diakui secara hukum.
  • AFC Ajax berhasil menyelamatkan karier Maarten Paes melalui penanganan administrasi yang teliti dan prosedur hukum yang sangat ketat.
  • Ajax memulangkan Paes ke Amerika Serikat untuk mengurus visa kerja yang legal agar dapat tinggal serta bermain di Belanda.

Suara.com - Polemik besar yang dijuluki paspoortgate kini tengah mengguncang sepak bola Belanda, memaksa sejumlah klub menonaktifkan sementara para pemainnya, termasuk empat pilar Timnas Indonesia.

Namun, di tengah kekacauan ini, ada satu nama yang berdiri kokoh dan selamat yaitu Maarten Paes.

Keberhasilan kiper Timnas Indonesia ini lolos dari jerat masalah administrasi bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari ketelitian dan langkah proaktif yang diambil oleh klubnya, AFC Ajax.

Media Belanda, Voetbal International mengulas bagaimana banyak klub kini panik dan harus melibatkan ahli hukum untuk menelusuri status pemain mereka.

"Pengacara dan ahli hukum dilibatkan untuk menelusuri status para pemain internasional dan mengurus izin kerja. Klub-klub untuk sementara menonaktifkan pemain," tulis Voetbal International.

Namun, media tersebut secara spesifik menyoroti bagaimana Ajax menjadi satu-satunya pengecualian.

"Kecuali Ajax, yang bertindak benar dengan Maarten Paes. Bahwa Maarten Paes sebagai satu-satunya pemain Eredivisie asal Indonesia juga terdaftar sebagai warga negara Indonesia, pada awalnya bukanlah maksud ketika ia bergabung pada 2 Februari 2026 dari FC Dallas," jelasnya.

Akar masalahnya terletak pada hukum kewarganegaraan. Baik Indonesia maupun Belanda tidak mengakui status dwi-kewarganegaraan yang berarti para pemain yang memilih menjadi WNI secara otomatis kehilangan paspor Belanda mereka.

"Tidak mungkin memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Belanda secara bersamaan. Di Indonesia, paspor ganda tidak diperbolehkan. Di sini, warga Belanda kehilangan kewarganegaraannya begitu mereka secara sukarela dinaturalisasi menjadi warga negara lain," jelas ahli hukum di sana.

baca juga

Ajax menyadari potensi masalah ini sejak awal. Inilah yang menjadi alasan mengapa debut Paes sempat tertunda.

Klub raksasa Belanda itu tidak mau mengambil risiko dan memilih untuk membereskan semua administrasi terlebih dahulu, bahkan dengan konsekuensi sang pemain tidak bisa berlatih.

"Direksi memutuskan, berdasarkan temuan departemen hukum, untuk tidak mengambil risiko kesalahan administratif yang nantinya bisa berbalik merugikan," ungkap Voetbal International.

"Para pelatih kecewa. Proses pengajuan izin kerja memakan waktu minimal dua minggu. Kiper kedua yang baru tidak boleh bekerja dan selama itu juga tidak bisa ikut berlatih."

"Paes bahkan tidak bisa berlatih sendiri di De Toekomst, karena hal itu bisa menimbulkan masalah bagi Ajax sebagai pemberi kerja. Bahkan, pada kenyataannya ia berada di Uni Eropa tanpa izin tinggal," tambahnya lagi.

Solusi yang diambil Ajax pun terbilang ekstrem namun tepat. Mereka memulangkan Paes ke Amerika Serikat, negara tempat ia terakhir kali bekerja secara legal untuk mengurus izin tinggal dan kerja yang sesuai sebagai warga negara non-Uni Eropa.

"Setelah berdiskusi dengan direksi dan para ahli hukum, Maarten Paes pun kembali ke Amerika Serikat, tempat ia terakhir bekerja," beber laporan tersebut.

"Dari sana ia mengajukan permohonan izin tinggal sementara, visa masuk bagi orang yang ingin tinggal dan bekerja lebih dari 90 hari di Uni Eropa. Setelah stiker tersebut ditempel di paspornya, ia dapat tinggal secara legal di Belanda dan kembali terbang ke Amsterdam," tukasnya.

Langkah teliti dan proaktif Ajax inilah yang pada akhirnya menjadi penyelamat bagi karier Maarten Paes di Belanda, membuatnya menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia di sana yang bisa terus bermain tanpa hambatan di tengah badai paspoortgate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Puji Beckham Putra: Dua Golnya Bungkam Kritik Netizen

Bojan Hodak Puji Beckham Putra: Dua Golnya Bungkam Kritik Netizen

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 16:28 WIB

Justin Hubner Kirim Pesan Optimistis untuk Fans Timnas Indonesia, Apa Itu?

Justin Hubner Kirim Pesan Optimistis untuk Fans Timnas Indonesia, Apa Itu?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Usai Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Malah Dibekukan Sementara Oleh Klubnya

Usai Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Malah Dibekukan Sementara Oleh Klubnya

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 15:35 WIB

Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman

Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 14:58 WIB

Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia

Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×