- Klub Willem II melarang Nathan Tjoe-A-On mengikuti aktivitas tim akibat masalah administratif izin kerja yang belum terpenuhi.
- Pihak klub telah berkonsultasi dengan federasi KNVB dan FBO terkait status hukum pemain tersebut per Selasa (31/3/2026).
- Willem II sedang memproses penyelesaian syarat hukum tersebut agar Nathan dapat segera kembali bermain bersama skuad klub.
Suara.com - Situasi pelik kini menyelimuti karier bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On di klubnya, Willem II.
Akibat polemik status paspor dan izin kerja yang mencuat, sang pemain untuk sementara waktu dilarang menjalankan aktivitas apa pun bersama klub hingga ada kejelasan hukum.
Willem II akhirnya buka suara mengenai status terbaru pemainnya itu. Melalui sebuah pernyataan resmi, klub mengonfirmasi bahwa setelah melakukan penelaahan mendalam bersama pihak federasi (FBO dan KNVB), ditemukan adanya masalah administratif.
"FBO (federasi nasional klub profesional) memberikan saran kepada klub dan KNVB minggu lalu," demikian pernyataan klub.
"Setelah itu, kami dan pemain telah meneliti berkas tersebut dengan saksama," lanjutnya.
Hasilnya disimpulkan bahwa pemain bertahan berusia 24 tahun itu belum sepenuhnya memenuhi syarat untuk bermain. Konsekuensinya, ia harus dibekukan sementara dari semua kegiatan klub.
“Telah menjadi jelas bahwa sejumlah langkah hukum masih diperlukan terkait izin kerja," tulis media asal Belanda, Brabants Dagblad dikutip pada Selasa (31/3/2026).
"Sesuai dengan saran dari KNVB dan FBO, Nathan Tjoe-A-On tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun segera setelah ia kembali dari tugas internasionalnya," imbuhnya.
Meskipun demikian, pihak klub memberikan sinyal optimistis bahwa masalah ini bisa segera terselesaikan.
Mereka menegaskan bahwa proses untuk membereskan semua persyaratan hukum yang diperlukan telah dimulai.
"Proses untuk mengatur ini dengan benar telah dimulai. Kami berharap mendapatkan kejelasan dalam waktu dekat, baik untuk Nathan maupun untuk klub."
Kasus ini berawal dari sebuah temuan dalam podcast sepak bola yang menyoroti status Dean James, pemain Timnas Indonesia lainnya.
Setelah menjadi WNI, ia dianggap sebagai pemain non-Uni Eropa yang wajib memenuhi syarat izin kerja dan standar gaji khusus.
Isu ini kemudian melebar dan menyeret nama Nathan Tjoe-A-On, memicu protes resmi dari klub-klub lain seperti NAC Breda dan TOP Oss.