CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
Semen Padang (Antara)
baca 10 detik
  • Semen Padang FC resmi terdegradasi ke liga kasta kedua untuk musim depan mendatang.

  • Manajemen menjanjikan evaluasi total dan meminta maaf kepada seluruh pendukung atas kegagalan tim.

  • Harga tiket stadion diturunkan signifikan guna menjaga dukungan suporter di laga-laga sisa.

Suara.com - Kegagalan bertahan di kompetisi kasta tertinggi memaksa manajemen Semen Padang FC melakukan perombakan besar secara menyeluruh.

Keputusan ini diambil setelah tim kebanggaan warga Sumatera Barat tersebut dipastikan terlempar dari persaingan kasta utama Super League.

Langkah evaluasi ini bertujuan memetakan kelemahan teknis maupun non-teknis yang terjadi sepanjang musim berjalan.

Pemain Semen Padang FC, Kasim Botan, menggiring bola dibayangi pesepak bola Malut United, Yance Sayuri, dalam pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026). [Dok. Antara]
Pemain Semen Padang FC, Kasim Botan, menggiring bola dibayangi pesepak bola Malut United, Yance Sayuri, dalam pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026). [Dok. Antara]

Fokus utama manajemen saat ini adalah memulihkan mentalitas juara demi ambisi kembali ke level elit.

Manajemen percaya bahwa perubahan fundamental merupakan satu-satunya jalan untuk memperbaiki prestasi di masa depan.

"Manajemen bersama seluruh elemen tim berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh," kata Chief Executive Officer (CEO) Hermawan Ardianto di Padang, Selasa.

Pemain Bali United Teppei Yachida (kanan) berebut bola dengan pemain Semen Padang FC, Jaime Giraldo Ocampo (kiri) saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/1/2026). [Dok. Antara/ FIKRI YUSUF]
Pemain Bali United Teppei Yachida (kanan) berebut bola dengan pemain Semen Padang FC, Jaime Giraldo Ocampo (kiri) saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/1/2026). [Dok. Antara/ FIKRI YUSUF]

Restrukturisasi tim akan mencakup pemilihan komposisi pemain hingga jajaran kepelatihan untuk musim mendatang.

Upaya ini dilakukan sebagai fondasi awal dalam proses membangun kembali kekuatan klub yang sempat meredup.

Hermawan mengatakan evaluasi menyeluruh tersebut sebagai langkah perbaikan untuk membangun ulang kekuatan tim agar dapat kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola di tanah air.

baca juga

"Evaluasi ini untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," ujar dia.

Pihak klub secara terbuka mengakui bahwa performa sepanjang musim 2025/2026 sangat jauh dari kata memuaskan.

Kekecewaan mendalam yang dirasakan suporter dan masyarakat lokal menjadi perhatian utama jajaran petinggi klub.

Rasa penyesalan disampaikan atas ketidakmampuan tim memenuhi ekspektasi besar untuk bertahan di liga utama.

"Hasil buruk ini tidak sesuai harapan dan berujung pada degradasi tim ke Championship," tutur dia.

Manajemen menyadari bahwa jatuhnya posisi tim ke zona merah merupakan pil pahit bagi seluruh pendukung.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen memutuskan untuk memangkas harga tiket masuk pada dua pertandingan kandang terakhir.

Kebijakan ini diharapkan tetap memancing kehadiran penonton ke stadion meski posisi tim sudah tidak aman.

Untuk sisa laga melawan Persik Kediri dan Persebaya, akses tribun kini jauh lebih terjangkau bagi masyarakat.

Tiket tribun Utara dan Selatan kini dijual seharga Rp20 ribu dari harga normal yang mencapai Rp50 ribu.

Penurunan serupa juga berlaku di tribun Timur yang turun ke angka Rp20 ribu dari semula Rp100 ribu.

Harga tiket tribun Barat yang biasanya dibanderol Rp250 ribu kini disesuaikan menjadi Rp100 ribu saja.

Manajemen berharap atmosfer stadion tetap hangat demi memberikan dorongan moral terakhir bagi para pemain.

"Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan kembali lebih kuat," kata dia.

Semen Padang FC saat ini masih tertahan di peringkat 17 dengan raihan total hanya 20 poin.

Posisi tersebut memastikan mereka tidak mungkin lagi mengejar selisih poin untuk keluar dari zona merah.

Semen Padang FC dipastikan turun kasta setelah terjebak di posisi terbawah klasemen bersama PSBS Biak dan Persis Solo.

Hingga pekan-pekan terakhir, perolehan poin tim tidak mampu menyaingi rival terdekatnya yang berada di zona aman.

Degradasi ini menandai akhir perjalanan sulit tim Kabau Sirah di kompetisi liga kasta tertinggi musim 2025/2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita

Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:34 WIB

Shayne Pattynama Blak-blakan Persijap Bikin Susah Persija

Shayne Pattynama Blak-blakan Persijap Bikin Susah Persija

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:20 WIB

Pelatih Persijap Soroti Kualitas Bangku Cadangan Persija Jakarta

Pelatih Persijap Soroti Kualitas Bangku Cadangan Persija Jakarta

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

×