Visa hingga Lagu Nasional! Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Main di Piala Dunia 2026

Galih Prasetyo

Senin, 11 Mei 2026 | 10:46 WIB
Visa hingga Lagu Nasional! Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Main di Piala Dunia 2026
Visa hingga Lagu Nasional! Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Main di Piala Dunia 2026 [Dok FIFA]
baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Iran mengajukan tujuh syarat partisipasi timnas pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat.
  • Tuntutan mencakup jaminan visa bagi pemain, staf, jurnalis, serta perlindungan keamanan maksimal bagi seluruh delegasi dan suporter Iran.
  • Iran juga menuntut penggunaan simbol negara resmi serta batasan pertanyaan konferensi pers hanya seputar topik olahraga saja.

Suara.com - Federasi sepak bola Iran dikabarkan mengajukan tujuh syarat khusus terkait partisipasi timnas mereka di Piala Dunia 2026.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengatakan syarat tersebut berkaitan dengan visa, keamanan, akses media, hingga penggunaan simbol nasional Iran selama turnamen berlangsung.

Salah satu tuntutan utama Iran adalah pemberian visa tanpa hambatan bagi seluruh pemain dan staf pelatih.

Dilansir dari kurdistan24.net, permintaan itu terutama ditujukan kepada pemain yang pernah menjalani wajib militer di Garda Revolusi Iran, seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi.

Iran juga meminta agar tidak ada pemeriksaan atau interogasi tambahan terhadap rombongan tim nasional saat tiba di wilayah Amerika Serikat.

Timnas Iran (FIFA)
Timnas Iran (FIFA)

Selain itu, federasi meminta mekanisme khusus untuk mempermudah visa bagi jurnalis dan suporter Iran yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia 2026.

Keamanan menjadi perhatian lain yang disorot Tehran.

Federasi meminta otoritas Amerika Serikat menjamin perlindungan maksimal di bandara, hotel, hingga stadion guna mencegah insiden terhadap delegasi maupun pendukung Iran.

Iran juga menuntut hanya bendera resmi Republik Islam Iran yang diperbolehkan masuk ke stadion.

baca juga

Mereka meminta segala bentuk bendera selain simbol resmi negara dilarang selama pertandingan berlangsung.

Tak hanya itu, Iran meminta lagu kebangsaan mereka diputar secara benar dan tanpa gangguan di setiap laga.

Federasi juga berharap pertanyaan dalam konferensi pers hanya fokus pada sepak bola dan olahraga, bukan isu politik.

“Pelaksanaan syarat-syarat ini akan menjamin partisipasi tim nasional Iran di turnamen,” ujar Mehdi Taj dalam wawancara dengan media olahraga lokal.

Iran sudah memastikan tiket ke lewat jalur kualifikasi tanpa harus menjalani playoff. Namun spekulasi mengenai kemungkinan boikot sempat muncul akibat perang melawan AS dan Israel.

Presiden Donald Trump sebelumnya mendukung keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026. Menurutnya, turnamen sepak bola terbesar dunia itu harus menjadi ajang yang mempersatukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030

Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:05 WIB

Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia

Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×