Denzel Dumfries: Timnas Belanda Lebih Kuat dari 4 Tahun Lalu

Pebriansyah Ariefana

Senin, 25 Mei 2026 | 11:05 WIB
Denzel Dumfries: Timnas Belanda Lebih Kuat dari 4 Tahun Lalu
Denzel Dumfries menegaskan target tunggal Timnas Belanda adalah menjadi juara di Piala Dunia 2026. (IG Denzel Dumfries)
baca 10 detik
  • Timnas Belanda menargetkan diri untuk menjadi juara baru pada gelaran Piala Dunia 2026.

  • Denzel Dumfries menilai skuad De Oranje saat ini jauh lebih kuat dibandingkan empat tahun lalu.

  • Evaluasi kekalahan dari Argentina memicu Belanda untuk mengadopsi agresivitas ala sepak bola Amerika Selatan.

Suara.com - Timnas Belanda mengusung misi besar untuk memutus kutukan spesialis runner-up di panggung tertinggi sepak bola. Ambisi tersebut didorong oleh hasrat mendalam untuk menebus kegagalan menyakitkan pada edisi turnamen sebelumnya di Qatar.

Bek sayap andalan De Oranje, Denzel Dumfries, menegaskan bahwa timnya kini berada dalam kondisi yang jauh lebih matang. Evaluasi total telah dilakukan demi mengubah kekuatan mental tim menjadi modal utama dalam memburu gelar.

"Kami telah menetapkan beberapa tujuan besar untuk Piala Dunia ini. Kami sekarang jauh lebih baik daripada empat tahun lalu dan kami harus menunjukkannya," ujar bek sayap lincah tersebut, dikutip dari laman FIFA.

"Kami hanya punya satu tujuan, tentu saja, yaitu menjadi juara dunia. Kami ikut serta untuk menang dan juga memiliki pemain untuk itu, tetapi itu adalah sesuatu yang harus kami tunjukkan dari pertandingan ke pertandingan. Itu tidak mudah, tentu saja, tetapi kami akan melakukan semua yang kami bisa dan saya mempercayainya.”

Trauma kekalahan dramatis lewat adu penalti melawan Argentina di perempat final edisi lalu masih menyisakan luka. Kendati demikian, memori kelam tersebut kini ditransformasikan menjadi bahan bakar motivasi yang melipatgandakan semangat juang.

Dumfries mengakui bahwa kegagalan tersebut merupakan pil pahit yang sangat sulit untuk ditelan oleh seluruh elemen tim. Namun, momen krusial itu sekaligus menjadi titik balik penting bagi kebangkitan mentalitas bertanding skuad Belanda.

"Saya tidak suka melihat ke belakang, tentu saja, dan saya pikir fans Belanda tidak suka melihat ke belakang," aku Dumfries.

"Untuk fans netral, itu adalah pertandingan yang hebat. Itu seperti rollercoaster. Pada akhirnya, Argentina keluar sebagai pemenang dan mereka menjadi juara dunia baru. Itu adalah pil pahit karena kami tersingkir, tapi itu pasti menjadi motivasi ekstra bagi para pemain untuk mewujudkan tujuan kami kali ini.”

Bagi pemain Inter Milan ini, kesempatan mengenakan seragam oranye di kompetisi global merupakan pencapaian tertinggi kariernya. Atmosfer kompetisi empat tahunan ini selalu menghadirkan kebanggaan yang luar biasa bagi dirinya.

baca juga

“Ini adalah acara olahraga terbesar. Sangat fantastis untuk ambil bagian di dalamnya bersama Belanda dan saya sangat menantikannya," katanya.

"Ini adalah pencapaian tertinggi yang bisa Anda raih. Ini akan menjadi Piala Dunia kedua saya dan yang sebelumnya sudah terasa spesial, dengan perasaan berada di sana bersama-sama. Untuk dapat tampil di sana bersama-sama empat tahun sekali adalah perasaan yang fantastis. Hal ini membuat saya bangga menjadi bagian dari kelompok hebat ini dan mewakili Belanda di Piala Dunia.”

Kedewasaan bermain yang diperoleh dari kerasnya kompetisi profesional membawa perspektif baru bagi Dumfries. Ia memahami bahwa turnamen besar menuntut kesempurnaan dan fokus mutlak pada setiap detail kecil di lapangan.

“Saya belajar bahwa Anda ambil bagian untuk menang. Realitas olahraga profesional adalah jika Anda tidak menang, Anda keluar. Anda bisa mengemas koper Anda dan pulang. Itu adalah pelajaran yang keras. Saya juga belajar bahwa Anda harus menikmatinya. Anda berada di sana bersama para penggemar. Anda ingin mencapai target tertinggi bersama-sama, tetapi setiap detail kecil harus tepat agar Anda bisa terus melaju. Itu adalah sesuatu yang telah kami pelajari dan akan kami bawa ke turnamen ini.”

Gaya permainan khas Belanda yang mengagungkan penguasaan bola dinilai masih memerlukan suntikan karakter baru. Dumfries melihat ada aspek krusial dari sepak bola modern yang harus segera diadopsi oleh timnya.

“Saya pikir kekuatan, agresivitas, dan intensitas adalah karakteristik yang saya miliki di lapangan. Seiring bertambahnya usia, Anda akan mengenal diri sendiri dengan lebih baik, tetapi itu adalah sesuatu yang selalu saya miliki. Saya selalu ingin menang dan memimpin pertempuran, mencoba membuat rekan setim saya melakukan hal yang sama. Itu adalah tipe pribadi saya. Saya tidak memikirkannya. Itu terjadi begitu saja. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah hilang.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denzel Dumfries Tegaskan Belanda Bidik Gelar Juara Piala Dunia 2026

Denzel Dumfries Tegaskan Belanda Bidik Gelar Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 06:54 WIB

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:57 WIB

Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026

Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:29 WIB

Terkini

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:57 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL saat Bikin Konten Tugas Kuliah di Ciputat

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL saat Bikin Konten Tugas Kuliah di Ciputat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Aksi Jual Asing

Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Aksi Jual Asing

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:35 WIB

×