-
Portugal mengincar poin penuh pada laga perdana menghadapi RD Kongo di Houston Stadion.
-
Cristiano Ronaldo mengemban misi emosional pada penampilan terakhirnya di panggung akbar sepak bola.
-
RD Kongo mengandalkan kekuatan fisik pilar diaspora setelah menyudahi penantian panjang 52 tahun.
Suara.com - Panggung Piala Dunia 2026 kembali menyajikan duel sengit yang sarat akan gengsi dan sejarah. Partai pertama Grup I akan mempertemukan sang raksasa Eropa, Portugal, melawan tim kejutan asal Afrika, Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Laga ini dijadwalkan berlangsung di Houston Stadion, Houston, Amerika Serikat, pada Rabu (17/6) tengah malam pukul 24.00 WIB.
Bagi Portugal, turnamen ini menjadi misi krusial bagi sang megabintang berusia 41 tahun, Cristiano Ronaldo. Setelah melihat rival abadinya, Lionel Messi, mengangkat trofi di Qatar pada 2022, Ronaldo kini memulai perjalanan terakhirnya demi menyamai pencapaian tersebut. Motivasi Selecao das Quinas dipastikan berlipat ganda untuk membuka laga perdana dengan poin penuh.
Di kubu seberang, RD Kongo datang dengan semangat membara setelah mengakhiri penantian panjang selama 52 tahun untuk kembali ke putaran final Piala Dunia. Mengandalkan kombinasi fisik yang kuat serta taktik disiplin, tim asuhan Sebastien Desabre ini siap memberikan perlawanan sengit dan mencoba merusak momentum awal Portugal di tanah Amerika.

Catatan Pertandingan
Portugal:
Ranking FIFA Terbaru: Peringkat 5 Dunia
Hasil 5 Laga Terakhir: Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan status meyakinkan setelah sukses memuncaki Grup F kualifikasi zona Eropa.
Catatan Gol & Kebobolan: Menampilkan performa ofensif yang sangat tajam selama kualifikasi, disokong oleh kedalaman skuad lini tengah dan depan yang mewah.
Kongo:
Ranking FIFA Terbaru: Peringkat 45 Dunia
Hasil 5 Laga Terakhir: Sempat gagal mendapatkan tiket lolos otomatis dari zona Afrika karena kalah bersaing dengan Senegal, namun berhasil bangkit dan lolos dramatis usai mengalahkan Jamaika di babak playoff antarbenua di Meksiko pada Maret 2026.

Catatan Gol & Kebobolan: Menunjukkan fleksibilitas taktis yang baik, dengan pertahanan yang solid saat playoff namun memiliki kecenderungan bermain terbuka yang dinamis.
Player to Watch
Portugal: Cristiano Ronaldo
Meski sudah tergolong uzur untuk ukuran pesepak bola profesional, Ronaldo tetap menjadi magnet utama. Pemain berusia 41 tahun ini mengemban misi besar untuk mengejar rekor gol milik Miroslav Klose dan Lionel Messi di Piala Dunia. Didukung oleh para pelayan kelas dunia di lini serang Portugal, laga ini menjadi kesempatan emas bagi Ronaldo untuk langsung tancap gas sejak menit awal.
Kongo: Yoane Wissa
Penyerang sayap yang berkarier di Liga Inggris ini menjadi motor serangan utama RD Kongo. Ditempatkan secara vertikal tepat di belakang Cedric Bakambu, kecepatan dan ketajaman Wissa dalam mengeksploitasi ruang kosong akan menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Portugal yang dikomandoi oleh Ruben Dias.
Duel Pelatih
Roberto Martinez (Portugal)
Roberto Martinez dikenal sebagai pelatih yang gemar menerapkan sepak bola menyerang dan mengandalkan kreativitas lini tengah. Bersama Portugal, ia dimanjakan dengan kedalaman skuad yang luar biasa, memungkinkannya memakai formasi andalan yang fleksibel dengan memaksimalkan peran winger maut seperti Rafael Leao atau Bernardo Silva.
Sebastien Desabre (Kongo)
Di sisi lain, Sebastien Desabre sukses membangun filosofi bermain RD Kongo yang menggabungkan kekuatan fisik, kecepatan, bakat individu, dan disiplin tinggi. Desabre kerap mengandalkan struktur kokoh 4-1-4-1 atau 4-4-1-1 yang bertumpu pada keseimbangan gelandang bertahan untuk meredam tim-tim agresif.
Fakta Menarik
RD Kongo terakhir kali tampil di putaran final Piala Dunia 52 tahun lalu. Saat itu, mereka masih berkompetisi di bawah nama Zaire, sebelum akhirnya nama tersebut dihapus pada tahun 1997 untuk melenyapkan jejak warisan diktator Mobutu Sese Seko.
Jika diturunkan dalam laga ini, Cristiano Ronaldo akan resmi menjadi pemain tertua kedua yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah, berada tepat di belakang legenda Kamerun, Roger Milla.
Skuad Kongo saat ini sangat kental dengan nuansa Premier League. Sekitar 17 dari 26 pemain mereka adalah warga diaspora, dan seluruh anggota skuad yang dibawa Desabre merumput di luar negeri, termasuk nama-nama beken seperti Aaron Wan-Bissaka dan Axel Tuanzebe.
Prediksi Susunan Pemain
Portugal (4-3-3): Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Goncalo Inacio, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves, Bruno Fernandes; Bernardo Silva, Cristiano Ronaldo, Rafael Leao.
Pelatih: Roberto Martinez.
RD Kongo (4-4-1-1): Samuel Moutoussamy; Aaron Wan-Bissaka, Chancel Mbemba, Arthur Masuaku, Axel Tuanzebe; Gelandang Sayap, Gelandang Tengah, Gelandang Tengah, Gelandang Sayap; Yoane Wissa; Cedric Bakambu.
Pelatih: Sebastien Desabre.
Prediksi Skor
Portugal di atas kertas jauh lebih diunggulkan pada pertandingan ini. Selecao das Quinas memiliki keunggulan peringkat FIFA yang mencolok (Peringkat 5 banding 45) serta kedalaman skuad yang jauh lebih kreatif dan merata di segala lini.
Meskipun RD Kongo memiliki motivasi tinggi bernuansa patriotisme dan fisik yang tangguh, kecenderungan mereka untuk bermain terbuka bisa menjadi bumerang. Lini serang Portugal yang dihuni pemain-pemain cepat dan jeli diprediksi akan dengan mudah memanfaatkan celah tersebut untuk mengamankan kemenangan perdana mereka.
Prediksi Skor Akhir: Portugal 3-0 RD Kongo