- Inggris akan melawan Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat.
- Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 02.00 WIB bagi pemirsa Indonesia.
- Kedua tim berambisi meraih kemenangan dalam laga pembuka sebagai langkah awal untuk mengamankan posisi di fase grup.
- Thomas Tuchel (Inggris)
![Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa dirinya lebih memilih pemain yang mengutamakan kepentingan tim dibanding sekadar talenta individu untuk Piala Dunia 2026. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/41152-thomas-tuchel.jpg)
Juru taktik asal Jerman ini membawa revolusi pola permainan yang lebih canggih ke skuad Inggris. Terbiasa memimpin klub-klub elite, Tuchel menerapkan sistem pressing terintegrasi dan transisi operan segitiga yang mematikan. Formasi andalannya adalah 4-2-3-1.
Tuchel sangat antusias dan menikmati perannya di Timnas Inggris, di mana ia menegaskan, "Biasanya hal-hal seperti inilah yang secara pribadi paling saya nikmati, ketika Anda merasa bahwa Anda benar-benar hidup."
- Zlatko Dalic (Kroasia)

Pelatih berusia 59 tahun ini adalah arsitek di balik era keemasan Kroasia. Dalic dikenal dengan pendekatan pragmatisnya dan juga sangat mengandalkan pakem 4-2-3-1.
Keunggulan Dalic terletak pada kemampuannya menjaga stabilitas dan mentalitas skuad yang tidak banyak berubah dari turnamen ke turnamen. Kroasia juga sangat bertumpu pada dominasi penguasaan bola dari barisan gelandang bintangnya.
Head to Head Tim
Sepanjang sejarah, kedua negara tercatat sudah 11 kali bertemu dalam kompetisi resmi maupun laga persahabatan. Inggris sedikit unggul dengan enam kemenangan, sementara Kroasia mengamankan tiga kemenangan, dan dua laga sisanya berakhir imbang.
Berikut catatan lima pertemuan terakhir:
13/06/2021: Inggris 1-0 Kroasia (Euro 2020)
18/11/2018: Inggris 2-1 Kroasia (Liga Negara UEFA)
13/10/2018: Kroasia 0-0 Inggris (Liga Negara UEFA)
12/07/2018: Kroasia 2-1 Inggris (Semifinal Piala Dunia 2018)
10/09/2009: Inggris 5-1 Kroasia (Kualifikasi Piala Dunia 2010)
Fakta Menarik
- Saka Bertaruh dengan Rasa Sakit: Winger andalan Inggris, Bukayo Saka, diragukan tampil fit 100 persen karena cedera. Namun, ia rela menahan rasa sakit demi tim. "Sebagai pemain, ini adalah pertaruhan terbesar, terutama jika Anda tidak merasa dalam kondisi terbaik. Anda punya pilihan apakah Anda tidak bermain atau Anda memaksakan diri untuk bermain dengan mengetahui bahwa orang akan menilai Anda dengan cara yang sama," tuturnya.
- Memori Pahit Semifinal 2018: Laga ini menjadi panggung balas dendam yang emosional. Pada Piala Dunia 2018, Inggris yang sempat unggul lebih dulu harus mengubur mimpi ke final setelah disingkirkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak perpanjangan waktu.
- Mentalitas Baja Kroasia: Luka Modric menegaskan timnya sama sekali tidak terintimidasi oleh skuad bertabur bintang Inggris. "Kami menghormati semua orang, tetapi kami tidak takut pada siapa pun. Sekarang terserah kami untuk membuktikannya di lapangan. Kami ingin membuat semua orang Kroasia bangga," ujar Modric.
- Kepemimpinan Wasit: Pertandingan bertensi tinggi di Dallas Stadium ini akan dipimpin wasit top asal Prancis, Clement Turpin, yang dikenal tidak ragu mengeluarkan kartu apabila pertandingan mulai berjalan di luar kendali.
Prediksi Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 24-Reece James, 6-Marc Guehi, 5-John Stones, 3-Nico O'Reilly; 4-Declan Rice, 8-Elliot Anderson; 20-Noni Madueke, 10-Jude Bellingham, 18-Anthony Gordon; 9-Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel
Kroasia (4-2-3-1): 1-Dominik Livakovic; 2-Josip Stanisic, 6-Josip Sutalo, 22-Luka Vuskovic, 4-Josko Gvardiol; 10-Luka Modric, 8-Mateo Kovacic; 15-Mario Pasalic, 9-Andrej Kramaric, 14-Ivan Perisic; 11-Ante Budimir.
Pelatih: Zlatko Dalic
Prediksi Skor Inggris vs Kroasia: Inggris 1-0 Kroasia
Laga pembuka sering kali menghadirkan tensi kehati-hatian dari kedua tim untuk membaca kelemahan lawan. Kroasia akan berusaha memutus dominasi lini tengah Inggris dengan mendikte tempo permainan melalui Mateo Kovacic dan Luka Modric.
Meski demikian, skuad asuhan Thomas Tuchel unggul dalam hal daya ledak dari sisi sayap, terutama melalui tusukan Anthony Gordon dan Noni Madueke. Absennya Bukayo Saka mungkin sedikit mengurangi ketajaman serangan, tetapi soliditas pertahanan Inggris—yang mencatat nirbobol sepanjang kualifikasi—akan sangat sulit ditembus lini serang Kroasia.
Satu gol pembeda kemungkinan besar lahir dari momen kecerdikan Jude Bellingham yang kemudian dituntaskan sempurna oleh Harry Kane.