Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah

Arief Apriadi

Kamis, 25 Juni 2026 | 10:59 WIB
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
Skotlandia terancam tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-3 dari Brasil. Steve Clarke mengakui kesalahan individu menjadi penyebab utama kekalahan. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Timnas Skotlandia kalah 0-3 dari Brasil di Miami Stadium pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026.
  • Kesalahan individu para pemain Skotlandia memudahkan Brasil mencetak gol melalui Vinicius Junior dan Matheus Cunha dalam pertandingan.
  • Skotlandia kini menempati peringkat ketiga grup dan harus bergantung pada hasil pertandingan lain untuk lolos ke babak 32 besar.

Suara.com - Timnas Skotlandia berada dalam situasi sulit setelah takluk 0-3 dari Brasil pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026.

Kekalahan di Miami Stadium itu membuat skuad berjuluk Tartan Army harus bergantung pada hasil pertandingan lain untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Pelatih Steve Clarke tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, sejumlah kesalahan individu menjadi faktor utama yang memudahkan Brasil meraih kemenangan.

Blunder Fatal yang Menghancurkan

Pelatih Timnas Scotlandia Steve Clarke saat skuatnya menghadapi Republik Ceko di laga pertama Grup D EURO 2020 Group D di Hampden Park, Glasgow on June 14, 2021. LEE SMITH / POOL / AFP
Pelatih Timnas Scotlandia Steve Clarke saat skuatnya menghadapi Republik Ceko di laga pertama Grup D EURO 2020 Group D di Hampden Park, Glasgow on June 14, 2021. LEE SMITH / POOL / AFP

Steve Clarke menilai anak asuhnya tampil jauh di bawah standar saat menghadapi tekanan tinggi yang diterapkan skuad asuhan Carlo Ancelotti sejak awal pertandingan.

Ia mengakui strategi yang telah disiapkan tidak berjalan sesuai rencana karena para pemain gagal menjaga konsentrasi di area pertahanan sendiri.

"Kami membuat pertandingan menjadi sulit bagi diri sendiri. Kami memberikan mereka gol-gol itu, kami memberikan mereka permainan yang mereka inginkan. Mengecewakan," ujar Steve Clarke, dikutip dari laman resmi FIFA.

Hasil tersebut membuat Skotlandia finis di peringkat ketiga klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin. Raihan itu belum cukup aman untuk memastikan tiket ke fase gugur.

Kualitas Brasil Terlalu Sulit Dibendung

baca juga

Gelandang Skotlandia, John McGinn, juga mengakui kualitas Brasil menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, Selecao sangat efektif memanfaatkan setiap kesalahan lawan.

"Kami kebobolan gol-gol yang buruk pada waktu yang buruk pula melawan tim berkualitas yang mampu menghukum kesalahan. Dalam beberapa momen, Brasil benar-benar menyakiti kami," kata McGinn.

Brasil memastikan kemenangan lewat dua gol Vinicius Junior pada menit ketujuh dan masa injury time babak pertama.

Matheus Cunha kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-60 sekaligus mengunci kemenangan Selecao dengan skor 3-0.

McGinn mengungkapkan seluruh pemain merasa terpukul karena sebenarnya Skotlandia sempat menciptakan beberapa peluang untuk memperkecil ketertinggalan.

Menanti Keajaiban untuk Mencetak Sejarah

"Para pemain sangat terpukul. Kami kalah dalam hal kualitas, tetapi kami telah memberikan segalanya," tutur McGinn.

Kini, Skotlandia hanya bisa menunggu hasil dari grup lain sambil berharap poin yang mereka miliki cukup untuk membawa mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

"Apakah kami lolos atau tidak, kami akan mengetahuinya dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.

Jika berhasil melaju ke fase gugur, pencapaian tersebut akan menjadi sejarah baru bagi sepak bola Skotlandia karena untuk pertama kalinya mereka mampu menembus babak knockout Piala Dunia.

Brasil Tampil Perkasa di Grup C

Brasil menutup fase grup sebagai juara Grup C dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Performa impresif Vinicius Junior dan kolega semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Skotlandia sempat mengawali turnamen dengan cukup menjanjikan. Namun, inkonsistensi pada momen-momen krusial membuat mereka kini berada di ambang kegagalan melangkah lebih jauh di panggung dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah

Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:39 WIB

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:11 WIB

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:39 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:26 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×