Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:34 WIB
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman punya solusi perihal menyikapi kritik yang datang dari media sosial. AFP
baca 10 detik
  • Ronald Koeman meminta Belanda tidak terlena status juara Grup F menjelang laga kontra Maroko.

  • Lini pertahanan Belanda menjadi sorotan utama karena selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir.

  • Striker Brian Brobbey menjadi pilar kunci penyerangan Belanda dengan koleksi tiga gol sejauh ini.

Suara.com - Timnas Belanda langsung mengalihkan fokus total menghadapi ancaman Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Status juara Grup F tidak membuat armada Ronald Koeman merasa aman karena performa lini belakang mereka dinilai masih mengkhawatirkan.

Kepastian posisi puncak diraih usai membungkam Tunisia dengan skor 3-1 di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Missouri. Meski mengemas kemenangan meyakinkan, sang juru taktik menolak untuk jemawa.

"Saya tidak yakin apakah kami favorit dalam pertandingan melawan Maroko," kata Koeman dilansir laman resmi FIFA.

Belanda mencetak rekor penguasaan bola tertinggi dalam sejarah Piala Dunia dengan 71,7 persen saat mengalahkan Tunisia 3-1 dan lolos ke 32 besar. [Dok. IG OnsOranje]
Belanda mencetak rekor penguasaan bola tertinggi dalam sejarah Piala Dunia dengan 71,7 persen saat mengalahkan Tunisia 3-1 dan lolos ke 32 besar. [Dok. IG OnsOranje]

"Kami harus bersiap menghadapi Maroko karena itu akan menjadi pertandingan besar. Mereka tim bagus dengan banyak kualitas dan bisa mencetak gol dengan mudah," ujar dia menambahkan.

Revolusi taktik kini menjadi agenda mendesak bagi De Oranje demi menjaga asa juara di Amerika Serikat. Ketajaman lini depan wajib diimbangi dengan soliditas benteng pertahanan yang kerap bocor.

Sepanjang fase grup, Belanda sejatinya tampil sangat produktif dengan menggelontorkan total 10 gol ke gawang lawan. Mereka pun sukses mengamankan 7 poin dari 3 pertandingan yang telah dijalani.

Namun, rapor mentereng di sektor penyerangan tersebut ternyata belum membuat Koeman tenang. Fakta bahwa gawang Belanda selalu kebobolan dalam 7 laga terakhir menjadi sinyal bahaya yang nyata.

"Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola. Selalu ada momen dalam pertandingan ketika sebagai pelatih Anda berpikir masih ada ruang untuk perbaikan," ujar Koeman.

Mantan pelatih Barcelona itu membeberkan sejumlah kelemahan mendasar yang harus segera dieliminasi skuadnya. Komponen krusial seperti penempatan posisi pemain, efektivitas blok pertahanan, kerapatan antarlini, hingga kecepatan transisi menjadi fokus utama.

baca juga

Sektor pertahanan dinilai sering kehilangan momentum saat mengantisipasi serangan balik cepat dari lawan. Pembenahan ini harus tuntas sebelum peluit sepak mula babak sistem gugur dibunyikan.

Saat menghadapi Tunisia, Belanda sebenarnya langsung tancap gas sejak menit awal laga dimulai. Tekanan agresif memaksa pemain lawan, Ellyes Skhiri, melakukan gol bunuh diri pada menit ketiga.

Keunggulan tersebut langsung berlipat ganda 4 menit kemudian lewat aksi gemilang Brian Brobbey. Sang penyerang mengonversi umpan sundulan Virgil van Dijk yang berawal dari skema bola mati.

Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Hazem Mastouri pada menit ke-54 babak kedua. Beruntung, Jan Paul van Hecke mengunci kemenangan Belanda lewat tandukan terukur di menit ke-62.

Bagi Brian Brobbey, 1 gol tambahan tersebut melesatkan namanya dengan koleksi 3 gol di turnamen ini. Ketajaman striker muda ini diharapkan menjadi pemecah kebuntuan saat bersua Maroko nanti.

Kendati memiliki modal lini serang yang menakutkan, Koeman melarang anak asuhnya berpikir terlalu jauh. Fokus penuh wajib dicurahkan hanya untuk laga terdekat yang ada di depan mata.

"Saya tidak berpikir kami sudah berada dalam situasi untuk memikirkan hal lain setelah itu. Kami sedang menuju ujian sebenarnya dan itulah yang akan kami persiapkan," kata Koeman.

Kekalahan dari Belanda sekaligus mengakhiri perjalanan tragis Tunisia di panggung Piala Dunia 2026. Perwakilan Afrika tersebut terpuruk di dasar klasemen tanpa meraih satu poin pun dari 3 laga.

Sebelumnya, Tunisia babak belur dihajar Swedia 1-5 dan menyerah 4 gol tanpa balas dari Jepang. Hasil minor kontra Belanda melengkapi catatan 3 kekalahan beruntun mereka di fase grup.

Peta persaingan di Grup F akhirnya menempatkan Belanda lolos ke babak berikutnya dengan status juara grup. Langkah De Oranje didampingi oleh Jepang yang finis sebagai runner-up.

Sementara itu, Swedia juga berhak melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Tantangan kini sepenuhnya berada di tangan Belanda untuk membuktikan kelayakan mereka sebagai calon juara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan

Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang

Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:05 WIB

Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?

Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:54 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×