- Legenda sepak bola Brasil, Zico, mendukung negaranya dalam pertandingan melawan Jepang di ajang Piala Dunia 2026.
- Zico tidak akan merasa kecewa jika Brasil kalah karena ia memiliki kedekatan emosional terhadap perkembangan sepak bola Jepang.
- Kontribusi Zico meliputi peran sebagai pemain Kashima Antlers serta pelatih tim nasional Jepang pada periode 2002 hingga 2006.
Suara.com - Legenda sepak bola Brasil, Zico, mengaku tetap mendukung negaranya saat menghadapi Jepang di Piala Dunia 2026.
Namun, ia menegaskan tidak akan merasa kecewa jika Brasil harus tersingkir oleh Samurai Biru.
“Kalau Brasil menang, tentu bagus karena saya orang Brasil. Tapi kalau kalah, saya tidak akan sedih, karena sepak bola Jepang punya sedikit bagian dari keluarga Coimbra,” ujar Zico dilansir dari O Globo.
Pernyataan itu tak lepas dari kontribusi besar Zico dalam perkembangan sepak bola Jepang.

Zico pernah memperkuat Sumitomo Metals yang kini dikenal sebagai Kashima Antlers, pada awal 1990-an dan berperan penting dalam profesionalisasi liga di negara tersebut.
Tak hanya sebagai pemain, Zico juga sempat melatih tim nasional Jepang pada periode 2002 hingga 2006.
Dalam masa kepelatihannya, ia bahkan harus menghadapi Brasil, termasuk di Piala Dunia 2006 saat Jepang kalah 1-4.
“Tidak ada yang lebih sulit daripada melatih Jepang melawan Brasil. Saya pernah mengalaminya dua kali,” kenangnya.
Kini, Zico melihat situasi berbeda dari sudut pandang penonton.
Zico tetap menjagokan Brasil, tetapi juga menyimpan kedekatan emosional dengan Jepang, tim yang pernah ia bantu bangun dari nol.
