- Borneo FC merombak skuad dengan melepas 13 pemain dan menunjuk Mauro Jeronimo sebagai pelatih baru musim 2026-2027.
- Manajemen menargetkan penyegaran komposisi pemain asing untuk meningkatkan kualitas tim setelah finis sebagai runner-up musim lalu.
- Klub membidik empat pemain asing baru, yakni Gaston Ramano, Iago Mendonca, dan Rodrigo Varanda, untuk memperkuat Stadion Segiri.
Suara.com - Borneo FC langsung tancap gas menyambut Super League 2026-2027 yang dijadwalkan bergulir pada September mendatang.
Sebelumnya, manajemen mengambil langkah berani dengan melepas 13 pemain, termasuk enam legiun asing yang musim lalu berperan penting.
Keputusan ini memicu sorotan publik, terlebih setelah klub juga berpisah dengan pelatih Fabio Lefundes.
Padahal, kontribusi para pemain tersebut membawa Pesut Etam finis sebagai runner-up Super League 2025-2026.
Namun, manajemen memilih membuka lembaran baru bersama pelatih anyar Mauro Jeronimo.
Di bawah arahannya, Borneo FC menargetkan komposisi skuad yang lebih segar dengan kualitas pemain asing yang setara, bahkan lebih baik.
Sejumlah nama pun mulai dikaitkan dengan kepindahan ke Stadion Segiri, Samarinda.
Berdasarkan data Transfermarkt, setidaknya ada sejumlah pemain asing yang masuk radar serius Borneo FC.
Nama pertama adalah Gaston Ramano, gelandang asal Argentina yang saat ini bermain untuk klub Lithuania, Dziugas.
Pemain berusia 28 tahun itu tampil dalam 22 laga musim lalu dan dinilai cocok dengan skema permainan Mauro Jeronimo.
Selanjutnya ada Iago Mendonca, bek tengah jangkung asal Brasil yang kini memperkuat Floriana FC di Liga Malta.
Dengan tinggi 1,95 meter dan pengalaman 39 pertandingan musim lalu, ia digadang-gadang menjadi tembok kokoh di lini belakang.
Selain itu, lini serang juga menjadi fokus pembenahan dengan membidik Rodrigo Varanda.
Winger kiri asal Brasil yang bermain di Al Ahly Club Bahrain ini dikenal memiliki kecepatan dan kreativitas di sisi sayap.
Kedekatan dengan Mauro Jeronimo disebut menjadi faktor kunci yang bisa memuluskan transfer Varanda.
