- Penggunaan teknologi VAR pada fase grup Piala Dunia 2026 memicu perdebatan akibat berbagai keputusan krusial yang kontroversial.
- Beragam tim peserta merasa dirugikan oleh keputusan VAR, mulai dari penganuliran gol hingga pengabaian penalti yang berdampak signifikan.
- Federasi sepak bola Brasil resmi mendesak FIFA untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait konsistensi penggunaan teknologi VAR dalam pertandingan.
Kasus lain terjadi saat Timnas Ekuador melawan Timnas Jerman.
Gol Leroy Sane tetap disahkan meski sebelumnya terjadi dugaan pelanggaran berbahaya.
VAR tidak melakukan intervensi dalam situasi tersebut, memicu protes keras dari pihak Ekuador.
Insiden ini semakin menambah daftar panjang keputusan kontroversial di Piala Dunia 2026.
