Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Pebriansyah Ariefana

Senin, 29 Juni 2026 | 07:06 WIB
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
Profil Timnas Afrika Selatan. (Instagram/@bafanabafanaofficial)
baca 10 detik
  • Afrika Selatan tersingkir tragis dari Piala Dunia 2026 akibat kebobolan pada masa injury time.

  • Pelatih Hugo Broos menilai timnya kalah kualitas fisik dan kecepatan eksekusi dari Kanada.

  • Kompetisi domestik Afrika Selatan disorot karena belum mampu mencetak pemain berstandar sepak bola modern.

Suara.com - Kegagalan timnas Afrika Selatan menembus babak lebih jauh di Piala Dunia 2026 menguak jurang pemisah kualitas fisik mereka dengan level elite global.

Kekalahan tipis akibat gol menit akhir dari Kanada menjadi alarm keras bagi pembenahan fundamental sepak bola di negara tersebut.

Arsitek taktik Afrika Selatan secara blak-blakan menyoroti ketidaksiapan armada tempurnya dalam mengimbangi intensitas permainan yang dinamis.

Hugo Broos hadir sebagai sosok pelatih senior yang kaya pengalaman untuk Afrika Selatan. [Cafonline]
Hugo Broos hadir sebagai sosok pelatih senior yang kaya pengalaman untuk Afrika Selatan. [Cafonline]

Ketertinggalan dalam aspek akselerasi dan ketahanan fisik membuat skuad berjuluk Bafana Bafana itu kerap kehilangan momentum penting.

Kondisi ini memaksa sang pelatih bersikap realistis dalam mengevaluasi performa anak asuhnya di atas lapangan hijau.

"Saya pikir kami harus jujur bahwa hari ini kami kalah karena tim kami kekurangan tenaga dan kecepatan. Bila dibandingkan dengan lawan, kami kalah dalam banyak duel dan kecepatan tim kami, bukan hanya kecepatan berlari, tetapi juga kecepatan dalam mengeksekusi permainan, tidak berada di level yang sama," kata Hugo Broos yang dikutip dari CNA pada Senin.

Ketidakmampuan bersaing dalam tempo tinggi dinilai berakar dari kompetisi domestik yang belum bertransformasi secara maksimal.

Para pemain lokal disinyalir belum terbiasa dengan tuntutan sepak bola modern yang mengutamakan kecepatan berpikir serta kekuatan fisik.

Lambatnya pengambilan keputusan di lapangan membuat skema permainan yang telah dirancang menjadi mudah dipatahkan lawan.

baca juga

Kanada berhasil memanfaatkan celah tersebut dengan menerapkan gaya bermain yang agresif dan menekan sejak awal laga.

"Anda bisa melihat seberapa cepat Kanada bermain, termasuk saat membangun serangan. Sementara kami terkadang membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengambil keputusan," ujarnya.

Evaluasi ini bukan pertama kalinya dilontarkan oleh juru taktik kawakan asal Belgia tersebut kepada otoritas sepak bola setempat.

Dia merasa peringatan yang diberikan selama ini sering diabaikan dan dianggap angin lalu oleh pemangku kebijakan.

Padahal, adaptasi terhadap evolusi taktik global menjadi syarat mutlak jika ingin berbicara banyak di turnamen internasional.

"Hal-hal seperti ini harus kami perbaiki. Saya sudah sering mengatakan di Afrika Selatan, tetapi tidak ada yang percaya kepada saya. Sepak bola modern bukan hanya soal teknik, melainkan juga tenaga dan kecepatan. Bila Anda tidak memiliki itu saat menghadapi tim yang memilikinya, seperti Kanada, maka pertandingan akan menjadi sangat sulit," tutur Broos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:42 WIB

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:31 WIB

Terkini

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Sulsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×