- Superkomputer Opta menempatkan Prancis sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 dengan probabilitas sebesar 18,7 persen.
- Argentina memiliki peluang juara 16,3 persen karena diuntungkan jalur babak gugur yang lebih ringan menuju babak semifinal.
- Spanyol turun ke peringkat ketiga dengan probabilitas 13,5 persen akibat menghadapi tantangan berat di fase babak gugur.
Suara.com - Peta persaingan menuju gelar juara Piala Dunia 2026 mengalami perubahan signifikan setelah seluruh rangkaian fase grup berakhir.
Superkomputer Opta kini menempatkan Timnas Prancis sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Berdasarkan simulasi sebanyak 25.000 kali, Les Bleus berhasil menggeser Spanyol yang sebelumnya menyandang status favorit utama sebelum turnamen dimulai.
Spanyol yang sempat berada di posisi teratas kini turun ke peringkat ketiga dalam daftar probabilitas juara terbaru versi Opta.
Perubahan ini dipengaruhi performa impresif skuad asuhan Didier Deschamps yang sukses menyapu bersih tiga kemenangan pada fase grup.
Keberhasilan tersebut mengingatkan pada perjalanan Prancis di Piala Dunia 1998, saat mereka menjuarai turnamen di kandang sendiri.
Peluang Prancis untuk menjadi juara kini meningkat menjadi 18,7 persen, naik dari 13,0 persen sebelum turnamen dimulai.
Argentina Diuntungkan Jalur Babak Gugur
![Superkomputer Opta mengubah prediksi juara Piala Dunia 2026. Prancis kini jadi favorit utama, menggeser Spanyol, sementara Argentina naik ke posisi kedua. [OPTA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/29/31191-superkomputer-opta-mengubah-prediksi-juara-piala-dunia-2026.jpg)
Argentina menjadi tim yang paling diuntungkan dari hasil undian babak gugur. Tim asuhan Lionel Scaloni kini memiliki peluang juara sebesar 16,3 persen.
Lionel Messi dan kolega dijadwalkan menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar, sebelum berpotensi bertemu Australia atau Mesir di fase berikutnya.
Menurut simulasi Opta, Argentina baru diperkirakan menghadapi lawan berat di semifinal, dengan Brasil atau Inggris menjadi calon lawan terkuat.
Sementara itu, Spanyol kini memiliki peluang juara sebesar 13,5 persen. Tim asuhan Luis de la Fuente diprediksi menghadapi jalur yang lebih berat.
Jika lolos dari babak 32 besar, Spanyol berpotensi bertemu Portugal pada babak 16 besar.
Timnas Inggris juga masih masuk dalam daftar kandidat juara meski peluangnya hanya mencapai 9,7 persen.
Thomas Tuchel tercatat belum terkalahkan dalam 11 pertandingan kompetitif terakhir. Namun, Inggris berpotensi menghadapi tantangan berat dari Meksiko dan Brasil di fase gugur.
Belanda Meningkat, Tuan Rumah Kurang Diunggulkan
Belanda turut mengalami peningkatan peluang juara, dari 3,6 persen menjadi 5,1 persen.
Produktivitas De Oranje sepanjang fase grup juga mengesankan setelah mencetak 10 gol, menyamai rekor mereka pada Piala Dunia 2014.
Di sisi lain, tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, diprediksi tidak melangkah terlalu jauh di turnamen ini.
Amerika Serikat memiliki peluang terbesar di antara ketiga tuan rumah untuk mencapai perempat final, yakni sebesar 42,5 persen.
Sementara itu, Meksiko diproyeksikan memiliki peluang 28,3 persen untuk lolos ke delapan besar, sedangkan Kanada berada di angka 25,2 persen.
Meski segala kemungkinan masih bisa terjadi di lapangan, hasil simulasi Superkomputer Opta saat ini menunjukkan Prancis sebagai tim dengan peluang terbesar untuk menjadi juara Piala Dunia 2026.
