- Jepang mengalahkan Brasil 1-0 melalui gol Kaishu Sano pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston, Selasa.
- Pada 1 Mei 1954 di Filipina, Indonesia pernah menaklukkan Jepang 5-3 berkat performa gemilang Ramang dan kawan-kawan.
- Kemenangan bersejarah tim asuhan Tony Pogacnik tersebut menjadi bukti kejayaan sepak bola Indonesia melawan Jepang di masa lalu.
Suara.com - Jepang tunjukkan permainan efektif saat menghadapi Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6) dinihari WIB.
Meski tak dominan menguasai bola di babak pertama, pasukan Hajime Moriyasu mampu membuat Vinicius Jr dkk kelimpungan.
Gol spektakuler Kaishu Sano di menit ke-28 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Houston.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Brasil yang sebelumnya lebih dominan dalam penguasaan bola.
Jepang saat ini memang sudah bukan lagi kekuatan Asia. Tim Samurai Biru layak disebut sebagai tim kuat dunia.
Kondisi ini berbanding jauh jika kita menengok sejarah 72 tahun lalu saat Jepang dibuat tak berdaya oleh Timnas Indonesia.
Saat itu Timnas Indonesia diperkuat salah satu legenda Persija Jakarta, Tan Liong Houw yang wafat pada hari ini, Selasa 30 Juni 2026.
Bertanding di Rizal Memorial Stadium, Filipina, pada 1 Mei 1954, skuad Merah Putih sukses menang meyakinkan dengan skor 5-3.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia atas Jepang di level internasional.
Saat itu, Jepang belum menjadi kekuatan besar seperti sekarang, sementara Indonesia tampil percaya diri sejak awal laga.
Tim asuhan pelatih Tony Pogacnik datang ke turnamen dengan persiapan matang.
PSSI menggelar seleksi ketat di Solo dan Jakarta pada Maret 1954, menyaring 20 pemain terbaik dari total 28 kandidat.
Sejumlah nama besar menghiasi skuad tersebut, seperti Ramang, Maulwi Saelan, Tan Liong Houw, hingga kiper M. Parengkuan.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta lokal menjadi kekuatan utama Indonesia.
Di pertandingan melawan Jepang, Indonesia langsung tampil agresif.
