- Dukun asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, memprediksi tim Tanjung Verde akan menyingkirkan Argentina dari Piala Dunia 2026.
- Pertandingan babak 16 besar tersebut akan diselenggarakan di Hard Rock Stadium untuk memperebutkan tiket perempat final.
- Bonsam sebelumnya pernah mengklaim melakukan ritual untuk menghentikan ketajaman striker Inggris Harry Kane di fase grup.
Suara.com - Sosok dukun asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, kembali menjadi sorotan jelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Setelah sempat viral karena mengutuk Harry Kane, kini ia memprediksi Argentina akan tersingkir oleh Tanjung Verde.
Bonsam mengklaim tim Afrika tersebut akan menciptakan kejutan besar saat menghadapi juara bertahan di Hard Rock Stadium.
“Tanjung Verde akan menyingkirkan Argentina di babak 16 besar,” ujarnya percaya diri dilansir dari TycSport.
Nama Bonsam sebelumnya mencuat saat ia mengaku melakukan ritual terhadap striker Inggris, Harry Kane, jelang laga melawan Ghana.
![Kemenangan 2-0 atas Austria memastikan Argentina melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. [@afaseleccion]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/23/31034-argentina.jpg)
Ia menyebut tidak ingin mencederai sang pemain, namun cukup untuk menghentikannya mencetak gol.
“Saya sedang bekerja pada Kane. Saya tidak ingin dia cedera serius, hanya cukup untuk menghentikannya melawan negara saya,” kata Bonsam kala itu.
Hasilnya, Kane gagal mencetak gol saat Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana, itu menjadi satu-satunya laga tanpa gol Kane di Piala Dunia 2026.
Namun, Bonsam kemudian menyatakan telah melepaskan kutukan, dan Kane kembali mencetak gol saat Inggris menang 2-0 atas Panama.
“Sekarang saya akan membebaskan Kane agar dia bisa mencetak gol di pertandingan berikutnya. Dia bukan musuh saya,” tambahnya.
Kini, perhatian tertuju pada laga Argentina kontra Cabo Verde yang akan memperebutkan tiket ke perempat final.
Secara historis, Argentina memiliki rekor kuat melawan tim Afrika, dengan enam kemenangan dari tujuh pertemuan.
Satu-satunya kekalahan terjadi saat menghadapi Kamerun di Piala Dunia 1990.
Meski demikian, Tanjung Verde yang tampil mengejutkan di turnamen ini diyakini mampu memberikan perlawanan sengit.
