- Son Heung-min menyampaikan permintaan maaf setelah timnas Korea Selatan tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2026.
- Kegagalan menembus babak gugur membuat Son merasa sangat terpukul serta bertanggung jawab atas kekecewaan para pendukung.
- Son berjanji akan bangkit dan bekerja lebih keras demi memberikan kebahagiaan bagi publik Korea Selatan di masa depan.
Suara.com - Kapten timnas Korea Selatan, Son Heung-min, akhirnya buka suara usai negaranya tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Melalui media sosial, bintang Los Angeles FC itu mengaku sangat terpukul dan menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.
“Saya tidak tahu harus mulai dari mana. Saya merasa sangat menyesal, frustrasi, dan sedih,” tulis Son.
Son uga mengakui kegagalan tim mencapai babak gugur menjadi pukulan besar bagi dirinya dan seluruh skuad.
Korea Selatan harus angkat koper setelah gagal lolos dari fase grup.
Dari tiga pertandingan yang dijalani, mereka hanya meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Son menegaskan bahwa turnamen ini memiliki arti sangat penting baginya.
“Ini adalah panggung impian sejak kecil, dan sekarang terasa runtuh dengan cara yang menyakitkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti besarnya dukungan yang diberikan suporter selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, kegagalan membalas kepercayaan tersebut menjadi beban tersendiri.
“Saya merasa bertanggung jawab karena tidak bisa membalas dukungan, waktu, dan cinta yang telah diberikan,” kata Son.
Son Heung min pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans yang tetap setia mendukung hingga akhir.
Meski kecewa, Son berjanji akan bangkit dan bekerja lebih keras.
Son berharap dapat kembali memberikan kebahagiaan bagi publik Korea Selatan di masa mendatang.
“Saya akan melakukan segalanya untuk kembali membawa kegembiraan bagi para penggemar,” tegasnya.
Son juga meminta publik untuk tetap memberi dukungan kepada seluruh pemain, bukan justru kritik berlebihan.
