- Portugal berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia 2-1 di Toronto Stadium.
- Cristiano Ronaldo mencetak gol sejarah sekaligus memecahkan rekor sebagai pemain lapangan tertua di fase gugur Piala Dunia.
- Gol penentu kemenangan Portugal dicetak oleh Goncalo Ramos pada menit tambahan setelah strategi pergantian pemain Roberto Martinez berhasil.
Suara.com - Timnas Portugal sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati pertarungan dramatis melawan Kroasia.
Laga hidup-mati di Toronto Stadium tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 bagi skuad berjuluk Selecao das Quinas berkat gol penentu di menit-menit akhir.
Cristiano Ronaldo menjadi pusat perhatian dunia setelah mencetak satu gol krusial yang sekaligus mengakhiri kutukan pribadinya di fase gugur Piala Dunia.
Gol tersebut tidak hanya membawa Portugal melaju ke babak berikutnya, tetapi juga melahirkan sejarah baru yang semakin menegaskan status Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Berdasarkan data statistik, keberhasilan ini sekaligus memutus tren negatif sang kapten yang sebelumnya selalu kesulitan mencetak gol di fase gugur turnamen tersebut.
Deretan Rekor Baru Cristiano Ronaldo
![Cristiano Ronaldo mengakhiri puasa gol di fase gugur Piala Dunia saat membawa Portugal menang 2-1 atas Kroasia. Simak deretan rekor baru CR7 di usia 41 tahun. [IG Portugal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/03/33142-cristiano-ronaldo-timnas-portugal.jpg)
Pencapaian pertama yang paling mencolok adalah status Ronaldo sebagai pemain pertama dalam sejarah yang tampil di fase gugur Piala Dunia pada usia di atas 41 tahun.
Dalam pertandingan melawan Kroasia, megabintang Portugal itu juga menjadi pemain nonkiper (outfield player) tertua yang pernah tampil di fase gugur Piala Dunia.
Catatan emas berikutnya lahir saat ia mengeksekusi penalti dengan tenang pada menit ke-68 untuk menyamakan kedudukan.
Gol tersebut menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia setelah sebelumnya gagal mencetak gol dalam sembilan penampilan di fase tersebut.
Selain itu, tambahan satu gol ini semakin memantapkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di putaran final Piala Dunia.
Portugal Menang Dramatis atas Kroasia
Pertarungan antara dua raksasa Eropa ini berlangsung sengit dengan intensitas tinggi sejak menit pertama.
Kroasia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ivan Perisic pada menit ke-53 lewat tembakan voli yang spektakuler.
Portugal sempat mencetak gol balasan melalui sontekan Ronaldo. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sang kapten berada dalam posisi offside.
Momentum kebangkitan Portugal akhirnya datang setelah Renato Veiga dilanggar di kotak penalti. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Strategi Roberto Martinez Berbuah Manis
Setelah kedudukan kembali imbang, pelatih Roberto Martinez mengambil keputusan berani dengan menarik keluar Ronaldo untuk memasukkan tenaga baru di lini tengah.
Strategi tersebut terbukti efektif karena permainan Portugal menjadi lebih dinamis pada menit-menit akhir.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-90+4 melalui sundulan Goncalo Ramos yang memanfaatkan umpan silang Rafael Leao.
Kroasia sebenarnya sempat mencetak gol penyeimbang di masa injury time. Namun, VAR membatalkan gol tersebut karena terjadi pelanggaran dalam prosesnya.
"Kuncinya adalah tetap menjadi diri sendiri dan berjuang hingga detik terakhir," ujar Cristiano Ronaldo, dikutip dari laman resmi FIFA.
Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor Portugal yang belum terkalahkan sepanjang kiprah mereka di Piala Dunia 2026.
Bagi Kroasia, hasil tersebut menjadi akhir yang menyakitkan bagi generasi emas mereka yang dipimpin sederet pemain berpengalaman.
Selanjutnya, Portugal akan menghadapi rival sekawasan, Spanyol, pada babak 16 besar. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi pasukan Roberto Martinez dalam upaya mewujudkan ambisi meraih gelar juara dunia pertama.
