- Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama berusia 41 tahun yang mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia 2026.
- Ronaldo mencetak gol penalti saat Portugal mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 di babak 32 besar turnamen.
- Kemenangan di Toronto tersebut membawa Portugal melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi tim nasional Spanyol.
Suara.com - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya sebagai anomali di dunia sepak bola setelah mengukir sejarah yang sulit disamai pemain mana pun.
Kapten Timnas Portugal itu resmi menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu mencetak gol di putaran final Piala Dunia pada usia di atas 40 tahun.
Sebelumnya, pencapaian tersebut hanya pernah diraih legenda Kamerun, Roger Milla, pada Piala Dunia 1994.
Namun, Ronaldo mencatatkan sejarah yang lebih istimewa karena menjadi pemain pertama berusia 41 tahun yang tampil dan mencetak gol di fase gugur Piala Dunia.
Roger Milla memang mencetak gol saat berusia 42 tahun, tetapi torehan itu terjadi pada fase grup Piala Dunia 1994 saat Kamerun menghadapi Rusia.
Gol Bersejarah di Toronto
![Cristiano Ronaldo menangis sambil mengenakan jersi No. 21 milik mendiang Diogo Jota usai Portugal mengalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026. [Dok. brfootball/x]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/03/89551-cristiano-ronaldo.jpg)
Berdasarkan data statistik Opta, Ronaldo mencetak gol bersejarah itu melalui eksekusi penalti pada menit ke-68 ketika Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Gol tersebut lahir setelah Renato Veiga dilanggar Nikola Vlasic di dalam kotak penalti.
Menariknya, itu menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia setelah sebelumnya tampil dalam sembilan pertandingan tanpa mampu mencetak gol.
Ronaldo bahkan harus menunggu hingga tembakan ke-31 sepanjang kariernya di fase knockout Piala Dunia untuk akhirnya memecahkan kebuntuan tersebut.
Penyerang Al-Nassr itu kini telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026, membuktikan ketajamannya belum luntur meski telah berusia 41 tahun.
Portugal Menang Dramatis atas Kroasia
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan kedua tim saling melancarkan serangan.
Kroasia sempat unggul lebih dulu lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-53.
Portugal kemudian bangkit melalui penalti Cristiano Ronaldo sebelum Roberto Martinez melakukan pergantian taktik dengan menarik keluar sang kapten.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan lewat sundulan pada menit ke-93 setelah menerima umpan Rafael Leao.
Dedikasi untuk Diogo Jota
Laga tersebut juga menjadi momen emosional karena bertepatan dengan satu tahun wafatnya rekan setim Ronaldo, Diogo Jota.
Usai pertandingan, Ronaldo mendedikasikan kemenangan sekaligus rekor bersejarahnya untuk mendiang sahabatnya.
"Kami menang untuk Diogo, untuk kami, dan untuk Portugal," ujar Cristiano Ronaldo, dikutip dari laman resmi FIFA.
Kemenangan ini membawa Portugal melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Spanyol.
Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa Portugal tidak hanya bergantung pada Ronaldo. Kontribusi pemain muda seperti Goncalo Ramos dan Rafael Leao menjadi bukti regenerasi skuad berjalan dengan baik.
Data Opta juga mencatat bahwa penalti Ronaldo merupakan satu-satunya sentuhannya di dalam kotak penalti lawan sepanjang 81 menit berada di lapangan.
Efektivitas luar biasa itu kembali menegaskan kualitas Ronaldo sebagai salah satu penyerang terbaik sepanjang sejarah, sekaligus membuka peluang Portugal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
