- Timnas Kolombia berhasil mengalahkan Ghana 1-0 melalui gol Jhon Arias di Stadion Kansas City dalam babak 32 besar.
- Kemenangan tersebut memastikan Kolombia melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Swiss di Vancouver pada Selasa mendatang.
- Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Kolombia sekaligus menjadikannya tim Amerika Selatan keempat yang lolos ke fase selanjutnya.
Suara.com - Timnas Kolombia kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ghana dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan pada babak 32 besar itu dipastikan lewat gol tunggal Jhon Arias pada menit ke-14 di Stadion Kansas City.
Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan skuad berjuluk Los Cafeteros sepanjang turnamen dan membawa mereka melaju ke babak 16 besar.
Kolombia dijadwalkan menghadapi Swiss pada Selasa mendatang dalam laga hidup-mati memperebutkan tiket perempat final di Vancouver.
Gol kemenangan berawal dari umpan silang akurat penyerang pengganti Luis Suarez ke tiang jauh.
Jhon Arias yang berdiri tanpa kawalan berhasil melepaskan sontekan tenang ke sudut bawah gawang untuk membawa Kolombia unggul.
Luis Suarez sendiri masuk lebih cepat pada menit kedelapan setelah striker utama Jhon Cordoba mengalami cedera otot paha dan harus ditarik keluar.
Atmosfer Barranquilla di Kansas City
Suasana stadion terasa lebih menyerupai Barranquilla dibandingkan Kansas City berkat kehadiran puluhan ribu suporter Kolombia.
Tribun berubah menjadi lautan kuning yang dipenuhi syal dan topi tradisional sombrero vueltiao di tengah cuaca panas yang mencapai 30 derajat Celsius.
Yel-yel "Vamos Colombia! Esta noche tenemos que ganar!" terus menggema sepanjang pertandingan untuk membakar semangat pasukan asuhan Nestor Lorenzo.
Kolombia mendominasi jalannya laga dan nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi Luis Diaz.
Pemain Liverpool itu sempat mencetak gol pada babak kedua, tetapi wasit menganulirkannya karena offside.
Di sisi lain, kiper Ghana Lawrence Ati-Zigi tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuat timnya tetap memiliki peluang hingga menit-menit akhir.
Meski mendapat tekanan, lini pertahanan Kolombia tampil disiplin dan berhasil meredam ancaman penyerang Ghana, Antoine Semenyo, hingga peluit panjang berbunyi.
Rekor Unik dan Dominasi Amerika Selatan
Pertandingan ini juga mencatatkan rekor unik di Piala Dunia 2026 karena kedua tim sama-sama melakukan pergantian pemain sebelum laga memasuki menit ke-15.
Selain Jhon Cordoba yang mengalami cedera, bek kanan Ghana Marvin Senaya juga harus meninggalkan lapangan pada menit ke-13 akibat cedera hamstring.
Kemenangan ini membuat Kolombia menjadi tim Amerika Selatan keempat yang lolos ke babak 16 besar setelah Brasil, Argentina, dan Paraguay.
Penampilan konsisten Kolombia, yang sebelumnya juga mengalahkan Portugal di fase grup, membuat mereka mulai dipandang sebagai salah satu kandidat kuat di turnamen ini.
Tim pelatih kini fokus menjaga kondisi fisik para pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan dan tantangan cuaca di Amerika Utara.
Publik sepak bola pun menantikan apakah Los Cafeteros mampu melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia dan melangkah lebih jauh pada edisi 2026.
