3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 Juli 2026 | 12:09 WIB
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
Brasil menundukkan Skotlandia 3-0 pada pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). [Europa Press Sports/Europa Press/Getty Images]
baca 10 detik
  • Brasil harus mematikan suplai bola Erling Haaland untuk menghentikan produktivitas gol lini depan Norwegia.

  • Trio gelandang Selecao bertugas meredam kreativitas Martin Odegaard yang menjadi motor serangan utama lawan.

  • Pertahanan Norwegia yang sudah kebobolan delapan gol menjadi celah bagi kedalaman skuat striker Brasil.

Suara.com - Ujian berat menghadang Brasil saat bersua Norwegia dalam perebutan tiket perempat final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey.

Tim asuhan Carlo Ancelotti wajib mematikan poros permainan lawan jika tidak ingin mengemas koper lebih awal.

Meskipun secara peringkat FIFA Tim Samba jauh mengungguli lawan, statistik produktivitas gol justru berpihak pada sang rival.

Timnas Norwegia saat mengalahkan Swedia dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. (Instagram/@herrelandslaget)
Timnas Norwegia saat mengalahkan Swedia dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. (Instagram/@herrelandslaget)

Berikut adalah 3 kelemahan fatal Norwegia yang bisa dimanfaatkan Brasil untuk mengunci kemenangan:

1. Ketergantungan Akut pada Sosok Erling Haaland

Gaya gempur Norwegia sangat bertumpu pada ketajaman penyerang Manchester City yang sudah mengemas lima gol tersebut.

Kondisi ini menjadi senjata utama sekaligus titik rapuh terbesar yang bisa membuat permainan mereka berantakan.

Jika lini belakang Brasil mampu memutus suplai bola ke lini depan, daya ledak skuat asuhan Stale Solbakken dipastikan langsung lumpuh.

Sebab utama rapuhnya kolektivitas Norwegia terbukti saat mereka hancur lebur 1-4 dari Prancis tanpa kehadiran sang bomber utama.

baca juga

2. Kunci Kreativitas Ada pada Martin Odegaard

Aliran bola vertikal menuju lini depan Norwegia hampir seluruhnya diatur oleh pergerakan dinamis sang kapten.

Mematikan ruang gerak gelandang Arsenal ini akan otomatis menghentikan pasokan amunisi matang bagi barisan penyerang mereka.

Tugas berat ini berada di pundak trio gelandang tangguh Brasil yang sudah sangat mengenal karakternya di kompetisi domestik.

Casemiro, Bruno Guimaraes, dan Lucas Paqueta harus agresif merusak ritme permainan sebelum sang kreator melepaskan umpan magisnya.

3. Keroposnya Lini Pertahanan Orjan Nyland

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:50 WIB

Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay

Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:27 WIB

Ounahi Menggila, Maroko Tekuk Kanada 3-0 dan Siap Hadapi Prancis di 8 Besar

Ounahi Menggila, Maroko Tekuk Kanada 3-0 dan Siap Hadapi Prancis di 8 Besar

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:17 WIB

Terkini

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×