Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 08 Juli 2026 | 13:05 WIB
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
Senator Paraguay Celeste Amarilla mengancam menggugat Kylian Mbappe usai saling sindir. Ia bahkan menyinggung kasus Ronaldinho saat dipenjara di Paraguay. [FIFA]
baca 10 detik
  • Senator Paraguay Celeste Amarilla mengancam membawa kapten timnas Prancis Kylian Mbappe ke jalur hukum akibat perseteruan di media sosial.
  • Amarilla menuntut permohonan maaf terbuka dari Mbappe atas tuduhan rasialisme dan label wanita keji yang dilontarkan kepadanya.
  • Jaksa Paris membuka penyelidikan atas kasus ini, dengan potensi hukuman satu tahun penjara dan denda bagi pihak Amarilla.

Suara.com - Perseteruan antara kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, dan senator Paraguay, Celeste Amarilla, kian memanas. Terbaru, Amarilla mengancam akan membawa Mbappe ke jalur hukum.

Konflik yang bermula dari saling sindir di media sosial kini berpotensi berlanjut ke pengadilan setelah Amarilla menolak tudingan Mbappe yang menyebutnya sebagai wanita keji dan rasis.

Amarilla membantah keras tuduhan tersebut. Meski unggahan sebelumnya menuai kritik karena dianggap mengandung unsur rasial, politikus Paraguay itu menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.

Melalui pernyataan tertulis di media sosial, Amarilla mendesak Mbappe mencabut ucapannya sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Jika tidak, ia mengaku siap menempuh jalur hukum.

"Saya tak menoleransi penghinaanmu. Kamu siapa tak kenal saya. Kamu tak tahu saya dan kamu tak punya hak untuk mengatakan saya wanita keji, tak pantas berada di posisi yang saya tempati," kata Celeste Amarilla.

“Saya tidak akan menarik kata-kata saya dan mungkin akan mengambil langkah hukum atas kekerasan berbasis gender.”

Singgung Kasus Ronaldinho

Mantan pesepak bola dunia asal Brazil Ronaldinho (tengah) dihadang pesepak bola Persik Kediri Rohit Chand (kedua kanan) saat pertandingan Trofeo Ronaldinho di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (26/6/2022).   ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Mantan pesepak bola dunia asal Brazil Ronaldinho (tengah) dihadang pesepak bola Persik Kediri Rohit Chand (kedua kanan) saat pertandingan Trofeo Ronaldinho di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (26/6/2022). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

Tak berhenti sampai di situ, Amarilla juga melontarkan peringatan keras kepada Mbappe dalam sebuah konferensi pers.

Ia bahkan menyinggung kasus yang pernah menimpa legenda Brasil, Ronaldinho, saat berada di Paraguay.

baca juga

"Biarkan dia membaca pesan saya. Saya menulis dalam bahasa Prancis dan Spanyol. Itu pun jika dia dapat membaca."

"Saya ingin mengatakan kepada dia, hati-hati dengan orang Paraguay! Jangan macam-macam, Mbappe! Kami sudah pernah menjebloskan Ronaldinho ke penjara. Jangan remehkan kami!" katanya seperti dikutip Le Figaro.

Di sisi lain, Amarilla mengakui telah menghapus unggahan awal yang memicu kontroversi.

Ia mengaku menyesali kalimat bernada penghinaan yang ditulisnya dan menyebut emosi saat itu sebagai penyebab utama.

Meski demikian, Amarilla menilai penyesalannya seharusnya dibalas dengan permintaan maaf dari Mbappe yang telah melabelinya sebagai sosok rasis dan wanita keji.

Dalam pernyataan yang sama, Amarilla juga menegaskan perseteruan ini hanya melibatkan dirinya dengan Mbappe, bukan dengan negara Prancis maupun rakyatnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas dukungan terbuka pemerintah Prancis dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) kepada sang penyerang.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, bahkan ikut membela Mbappe setelah sang pemain mengecam unggahan Amarilla.

"Gol lain dari Kylian Mbappe. Kali ini melawan rasialisme," ujar Presiden Emmanuel Macron. “Saya mendukung penuh. Ketika ada kata-kata yang mencemarkan nama baik, nilai-nilai kami bereaksi: martabat, respek, dan persaudaraan.”

Sementara itu, jaksa Paris dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait kasus tersebut.

Dalam pernyataan resminya, otoritas setempat menyebut Amarilla berpotensi menghadapi hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar 45.000 euro apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Namun, Amarilla tidak gentar. Ia justru balik menantang dan menegaskan pemerintah Prancis maupun Federasi Sepak Bola Prancis tidak memiliki kewenangan untuk menuntutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:11 WIB

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:10 WIB

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:14 WIB

Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?

Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×