- Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan Piala AFF 2026 merupakan bagian persiapan penting menuju Piala Dunia 2030.
- Ajang regional tersebut dimanfaatkan untuk memberikan kesempatan tampil serta menguji kualitas pemain dari liga domestik.
- Timnas Indonesia wajib mengalahkan Singapura dalam laga Grup A demi mengamankan tiket menuju babak semifinal.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan Piala AFF 2026 bukan sekadar turnamen regional.
Herdman menyebut ajang ini sebagai bagian penting dalam roadmap besar menuju Piala Dunia 2030.
“Target utama Indonesia adalah lolos ke Piala Dunia 2030,” ujar Herdman dalam keterangan resmi PSSI.
John Herdman menambahkan, perjalanan menuju target itu juga mencakup Piala Asia 2027 dan berbagai turnamen FIFA lainnya.
Herdman menjelaskan, Piala AFF 2026 dimanfaatkan untuk memberi panggung bagi pemain dari liga domestik.

Mereka sebelumnya tidak mendapat kesempatan tampil pada FIFA Match Day Maret dan Juni 2026.
Menurutnya, Piala AFF 2026 menjadi ujian penting bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas.
“Ini ajang bagi mereka membuktikan kemampuan, baik sebagai individu, tim, maupun pemimpin,” katanya.
Selama sekitar 33 hari persiapan, Herdman mengaku fokus membangun fondasi tim.
Ia menekankan pentingnya kebersamaan, identitas taktik, dan rasa persaudaraan dalam skuad Garuda.
“Selama periode itu kami membangun rasa persaudaraan dan memperkuat kebersamaan. Turnamen ini jadi ajang menguji pemain domestik,” ujarnya.
Meski berorientasi jangka panjang, Herdman memastikan tim tetap mengusung target juara.
John Herdman ingin skuadnya mencetak sejarah dengan meraih trofi AFF pertama bagi Indonesia.
“Kami ingin menjadi generasi pertama yang mempersembahkan trofi untuk Indonesia,” tegas pelatih asal Inggris tersebut.
Motivasi itu, kata Herdman, menjadi energi utama tim setiap hari. Ia menanamkan mental pelopor sejak awal kebersamaan skuad.