Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola

Galih Prasetyo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola
Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola [Istimewa]
baca 10 detik
  • Indonesia dan India sama-sama mengandalkan kompetisi domestik untuk mengembangkan sepak bola melalui sejarah dan model bisnis berbeda.
  • Kedua negara menghadapi berbagai kontroversi, mulai dari pengaturan skor di Indonesia hingga krisis komersial liga India.
  • Indonesia dan India pernah mendatangkan banyak pemain bintang Eropa untuk meningkatkan daya tarik kompetisi domestik masing-masing.

Suara.com - Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni pertandingan melawan India di FIFA ASEAN Cup 2026.

FIFA ASEAN Cup 2026 bergulir pada akhir September sampai awal Oktober mendatang. Itu bertepatan dengan agenda FIFA matchday.

India dan Indonesia sama-sama tergabung di grup A bersama Malaysia, dan Singapura.

Menarik untuk melihat seperti apa kompetisi sepak bola di India dan seperti apa perbandingnnya dengan Super League.

Persaingan sepak bola Indonesia dan India memiliki satu kesamaan menarik, keduanya sama-sama berusaha menjadikan kompetisi domestik sebagai mesin utama perkembangan sepak bola nasional.

Namun, perjalanan liga kasta tertinggi kedua negara justru dibentuk oleh sejarah, konflik kelembagaan, kontroversi, dan model bisnis yang berbeda.

Di Indonesia, kompetisi kasta tertinggi kini dikenal sebagai Super League, yang sebelumnya lebih populer dengan nama Liga 1.

Sementara di India, panggung utamanya adalah Indian Super League (ISL), kompetisi yang lahir pada 2013 dengan pendekatan komersial modern.

Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League 2025-2026 setelah laga sengit melawan Persijap.(Thom Haye)
Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League 2025-2026 setelah laga sengit melawan Persijap.(Thom Haye)

Indonesia Lebih Tua, India Lahir dengan Konsep Baru

baca juga

Indonesia memiliki tradisi kompetisi nasional yang jauh lebih panjang.

Super League Indonesia telah melewati berbagai perubahan nama dan format, sementara sistem kompetisinya secara umum berakar pada model klub dengan promosi dan degradasi.

ISL justru lahir sebagai proyek untuk mengubah wajah sepak bola India.

Kompetisi tersebut dibangun dengan model waralaba yang banyak terinspirasi dari Indian Premier League dan Major League Soccer, kemudian berkembang menjadi kasta tertinggi sepak bola India.

Perbedaan sejarah itu kemudian melahirkan persoalan masing-masing. Di India, ISL sempat berhadapan dengan I-League mengenai status sebagai kompetisi utama.

Bahkan pada masa awalnya, ISL belum memperoleh pengakuan penuh sebagai liga dari AFC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×