-
Ilhan Fandi Ahmad kecewa gagal berduel dengan Marselino Ferdinan yang absen akibat cedera.
-
Singapura tetap menganggap Timnas Indonesia sebagai kandidat kuat pemenang FIFA ASEAN Cup 2026.
-
Pertandingan melawan Indonesia dimanfaatkan Singapura sebagai persiapan mental menghadapi Piala Asia 2027.
Suara.com - Bintang Timnas Singapura, Ilhan Fandi Ahmad, mengungkapkan kekecewaannya setelah gagal berduel dengan Marselino Ferdinan dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Pertandingan tersebut sejatinya menjadi kesempatan bagi Ilhan Fandi untuk bertemu dengan Marselino Ferdinan. Keduanya diketahui memiliki hubungan pertemanan.

Namun, Marselino tidak masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain yang baru bergabung dengan Persija Jakarta itu masih menjalani proses pemulihan cedera.
Kondisi tersebut membuat Ilhan Fandi harus mengubur keinginannya untuk berduel langsung dengan Marselino di atas lapangan.
"Sangat disayangkan dia (Marselino Ferdinan) tidak bisa berada di sini untuk bermain melawan kami, tetapi kami tahu bahwa inilah sepak bola, cedera bisa saja terjadi," kata Ilhan Fandi dalam konferensi sehari jelang laga.
Meski Marselino absen, Ilhan Fandi tetap mewaspadai kekuatan Timnas Indonesia. Menurutnya, Skuad Garuda memiliki kualitas yang membuat mereka menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di turnamen ini.
Singapura dan Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia dan Bangladesh.
"Indonesia adalah tim yang sangat kuat, kami tahu itu, bukan rahasia lagi bahwa mereka adalah salah satu favorit untuk memenangkan turnamen ini," ujarnya.
Ilhan Fandi juga menilai FIFA ASEAN Cup 2026 bisa menjadi ajang penting bagi Singapura untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia 2027.
Singapura berada di Grup D Piala Asia 2027 bersama Australia, Irak, dan Tajikistan. Turnamen tersebut akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
"Jika ingin serius menghadapi Piala Asia, saya pikir bagus bagi kami untuk bermain melawan tim seperti Indonesia, di lingkungan yang penuh tekanan. Jadi, kami benar-benar antusias," pungkasnya.