- Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan Thom Haye mengalami kondisi mental sulit akibat kartu merah saat melawan Malaysia.
- Pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
- Thom Haye dipastikan absen membela Timnas Indonesia dalam laga terakhir melawan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkap kondisi mental Thom Haye setelah mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Thom Haye dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A.
Gelandang tersebut harus menjalani hukuman setelah diusir wasit dalam duel kontra Malaysia.
Herdman mengakui situasi tersebut cukup berat bagi Thom Haye.
Menurutnya, sang pemain memiliki karakter yang sangat bersemangat dan emosional ketika berada di lapangan.

"(Kondisi Tom Haye secara mental) cukup sulit. Thom adalah pribadi yang sangat bersemangat dan emosional," kata John Herdman kepada awak media.
Herdman kemudian menjelaskan insiden yang membuat Thom Haye harus meninggalkan pertandingan.
Menurutnya, pelanggaran tersebut terjadi ketika Haye berusaha menghentikan pergerakan pemain Malaysia yang memiliki kecepatan.
Pelatih asal Inggris itu menilai tindakan Haye merupakan bagian dari situasi taktis dalam pertandingan.
Herdman menyebut posisi kaki Haye memang terlalu tinggi, tetapi tayangan ulang melalui VAR dalam gerakan lambat membuat insiden tersebut terlihat lebih buruk.
"Kaki/posisinya hanya sedikit terlalu tinggi, dan ketika diulas melalui VAR secara lambat, itu selalu terlihat lebih buruk dari kejadian aslinya," katanya.
Herdman juga menegaskan tidak ada niat dari Thom Haye untuk mencederai pemain Malaysia.
Menurutnya, insiden tersebut terjadi ketika sang gelandang berusaha menghentikan serangan lawan.
Kartu merah tersebut membuat Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
Skuad Garuda kemudian harus bertahan menghadapi tekanan Malaysia selama sebagian besar pertandingan.
Meski bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap, Indonesia mampu menjaga gawang Maarten Paes tetap tidak kebobolan hingga pertandingan berakhir. Duel Indonesia kontra Malaysia pun ditutup dengan skor 0-0.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
Skuad Garuda berada di posisi kedua klasemen Grup A dengan jumlah poin yang sama dengan Malaysia, tetapi kalah selisih satu gol dari Harimau Malaya.
Setelah pertandingan tersebut, Indonesia langsung mengalihkan fokus ke laga terakhir melawan Bangladesh.
Pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB.
Pada waktu yang sama, Malaysia akan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Timnas Indonesia membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang finis di posisi teratas Grup A.
Selain meraih tiga poin, produktivitas gol juga menjadi perhatian karena Malaysia memiliki keunggulan selisih gol.