AFC Siapkan Gebrakan Besar: Nations League Bakal Ubah Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Galih Prasetyo

Senin, 05 Oktober 2026 | 15:28 WIB
AFC Siapkan Gebrakan Besar: Nations League Bakal Ubah Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Marc Klok saat membela Timnas Indonesia pada laga melawan Arab Saudi di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)
baca 10 detik
  • Konfederasi Sepak Bola Asia berencana memperkenalkan AFC Nations League pada tahun 2030 untuk mengubah jalur kualifikasi turnamen internasional.
  • Kompetisi dua tahunan ini membagi seluruh negara anggota ke dalam tiga tingkatan dengan sistem promosi dan degradasi.
  • Hasil turnamen tersebut berdampak langsung pada penentuan tiket kelayakan menuju ajang Piala Dunia serta Piala Asia.

Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah menyiapkan perubahan besar dalam sistem kompetisi internasional dengan memperkenalkan AFC Nations League mulai 2030.

Turnamen baru ini nantinya akan berdampak langsung terhadap jalur kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.

Rencana tersebut tertuang dalam rancangan AFC yang dilihat ESPN dan akan dipresentasikan kepada asosiasi anggota pada Selasa 6 Oktober 2026.

AFC sebelumnya telah mengumumkan niat memperkenalkan kompetisi Nations League pada Desember 2025.

Dalam proposal tersebut, AFC Nations League akan digelar setiap dua tahun dengan seluruh negara anggota dibagi ke dalam tiga tingkatan.

Tier pertama dan kedua masing-masing akan dihuni 18 negara, sementara tier ketiga terdiri dari 11 negara yang dibagi ke dalam tiga grup.

Lantas seperti format AFC Nations League dan seberapa peluang Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia lewat jalur ini?

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)
Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)

Jalur Kualifikasi Piala Dunia Berubah

Perubahan paling signifikan akan terlihat pada edisi Nations League yang dikaitkan dengan kualifikasi Piala Dunia.

baca juga

Edisi pertama dengan format tersebut direncanakan berlangsung pada 2032-2033.

Pada fase ini, setiap negara akan memainkan 12 pertandingan, masing-masing enam laga kandang dan enam tandang.

Enam tim terbaik di tier pertama akan langsung mendapatkan tiket ke Piala Dunia.

Sementara itu, tim yang finis di posisi ketujuh hingga ke-10 masih memiliki peluang untuk lolos.

Empat negara tersebut akan menjalani fase playoff dengan format round-robin untuk memperebutkan dua tiket tersisa.

Dua tim terbaik dari playoff akan lolos ke Piala Dunia. Sementara tim yang menempati posisi ketiga akan mendapatkan kesempatan melalui playoff antarbenua.

Format tersebut berbeda jauh dari sistem kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digunakan AFC.

Saat itu, 18 negara yang lolos ke fase ketiga dibagi ke dalam tiga grup berisi enam tim.

Dua tim teratas dari masing-masing grup langsung mendapatkan tiket ke Piala Dunia.

Sementara dua tim terbaik berikutnya harus melewati fase keempat untuk memperebutkan tiket tambahan.

Piala Asia Juga Ikut Berubah

Nations League juga akan terintegrasi dengan kualifikasi Piala Asia. Edisi pertama yang dikaitkan dengan Piala Asia direncanakan berlangsung pada 2030.

Dalam format tersebut, setiap negara di tier pertama otomatis lolos ke Piala Asia. Enam tim dengan posisi terbaik dari tier kedua juga akan mendapatkan tiket.

AFC juga berencana mengubah jadwal penyelenggaraan Piala Asia. Turnamen yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 2031 akan digeser menjadi 2032.

Selain menentukan tiket Piala Dunia dan Piala Asia, Nations League juga tetap memiliki nilai kompetitif tersendiri.

Delapan tim terbaik dari tier pertama akan melaju ke fase gugur untuk menentukan juara kompetisi.

Babak perempat final akan menggunakan sistem kandang dan tandang. Sementara semifinal dan final akan dimainkan di satu lokasi terpusat.

Ada Promosi dan Degradasi

Sistem promosi dan degradasi menjadi bagian penting dalam rancangan AFC Nations League.

Dua tim terbawah di setiap tier akan otomatis terdegradasi, sedangkan dua tim teratas dari tier di bawahnya mendapatkan promosi.

Selain itu, AFC menyiapkan playoff untuk menentukan beberapa posisi lainnya.

Empat tim dengan performa terburuk berikutnya dari tier lebih tinggi akan menghadapi empat tim terbaik berikutnya dari tier di bawahnya.

Menariknya, AFC tidak akan menggunakan pembagian berdasarkan zona atau kawasan dalam format baru tersebut.

Menurut AFC, pembagian regional dinilai tidak ideal karena jumlah negara di setiap zona tidak seimbang dan tingkat persaingannya juga berbeda.

Karena itu, negara peserta akan dibagi ke dalam pot saat pengundian untuk menghasilkan pertandingan yang lebih berimbang.

AFC Tolak Turnamen Terpisah

AFC sempat mempertimbangkan Nations League sebagai kompetisi yang berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan kualifikasi Piala Dunia maupun Piala Asia.

Namun, opsi tersebut akhirnya ditolak. Salah satu alasannya adalah persoalan biaya penyelenggaraan serta terbatasnya kalender pertandingan internasional.

Sebagai tahap awal, AFC mengusulkan turnamen percontohan pada 2028-2029.

Hasil kualifikasi pendahuluan gabungan akan digunakan untuk menentukan pembagian tier, bukan berdasarkan peringkat FIFA.

Langkah tersebut diambil agar pembagian peserta pada edisi pertama Nations League resmi pada 2030 dinilai lebih adil.

Pada turnamen percontohan, format kualifikasi Piala Dunia yang saat ini digunakan masih dipertahankan.

Tiga grup berisi enam tim akan menjadi bagian dari tier pertama, dengan dua tim teratas dari masing-masing grup lolos ke Piala Dunia 2030.

Empat tim terbaik berikutnya kemudian masuk ke fase playoff.

Dua tim terbaik dari playoff tersebut akan merebut tiket ke Piala Dunia, sedangkan tim peringkat ketiga mendapat jalur menuju playoff antarbenua.

Sistem promosi, degradasi, serta playoff antartier juga akan diterapkan sejak turnamen percontohan.

Hasilnya akan menjadi dasar untuk menentukan komposisi tiga tier ketika AFC Nations League resmi dimulai pada 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand Ludes Terjual

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand Ludes Terjual

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Skandal Sepak Bola Gajah 1998: Luka Lama Timnas Indonesia Jelang Final Lawan Thailand

Skandal Sepak Bola Gajah 1998: Luka Lama Timnas Indonesia Jelang Final Lawan Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Daftar Rute Alternatif dari dan ke GBK Antisipasi Macet Final Timnas Indonesia vs Thailand

Daftar Rute Alternatif dari dan ke GBK Antisipasi Macet Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Kondisi Ole Romeny Meragukan Menjelang Laga Final Timnas Indonesia vs Thailand

Kondisi Ole Romeny Meragukan Menjelang Laga Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Dapat Respons Besar di India, Anime Obocchama-kun Resmi Hadirkan Seri Baru

Dapat Respons Besar di India, Anime Obocchama-kun Resmi Hadirkan Seri Baru

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:30 WIB

AFC Siapkan Gebrakan Besar: Nations League Bakal Ubah Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

AFC Siapkan Gebrakan Besar: Nations League Bakal Ubah Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Diskon Spesial BRI: Beli Telur di Indomaret Cuma Rp14 Ribuan Saja

Diskon Spesial BRI: Beli Telur di Indomaret Cuma Rp14 Ribuan Saja

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:27 WIB

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:26 WIB

DPRD DKI Usul Kursi Legislator Ditambah Jadi 220, Ini Alasannya

DPRD DKI Usul Kursi Legislator Ditambah Jadi 220, Ini Alasannya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:26 WIB

BRI Gandeng KPK Cetak Penyuluh Antikorupsi Lewat PELOPOR 2026

BRI Gandeng KPK Cetak Penyuluh Antikorupsi Lewat PELOPOR 2026

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kubu Roy Suryo Kecewa Tanggapan Jaksa: Bukannya Makin Terang, Malah Makin Kabur

Kubu Roy Suryo Kecewa Tanggapan Jaksa: Bukannya Makin Terang, Malah Makin Kabur

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Tabrak Lari di Tol Tebing Tinggi-Medan, PNS Asal Mandailing Natal Tewas

Tabrak Lari di Tol Tebing Tinggi-Medan, PNS Asal Mandailing Natal Tewas

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Gaya Roy Suryo di Persidangan: Pakai Kaus 'Sido Mundur' untuk Sindir Gibran Soal Ijazah

Gaya Roy Suryo di Persidangan: Pakai Kaus 'Sido Mundur' untuk Sindir Gibran Soal Ijazah

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Semarak Perayaan dan Momen Istimewa Bersama Promosi BRI di The Harvest Pluit

Semarak Perayaan dan Momen Istimewa Bersama Promosi BRI di The Harvest Pluit

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:22 WIB

×