- Kapten Jay Idzes mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
- Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti di SUGBK Jakarta pada 5 Oktober 2026.
- Jay Idzes menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan besar skuad Garuda selanjutnya.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan pesan penuh emosional setelah skuad Garuda memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali meraih trofi di level regional.
Melalui unggahan di media sosial, Jay Idzes mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan seluruh pemain dan staf Timnas Indonesia sepanjang turnamen.
"We are the champions!!" tulis Jay Idzes dalam unggahannya, disertai emoji trofi dan bendera Indonesia.
Jay kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan staf yang telah bekerja keras hingga membawa Indonesia mencapai titik tertinggi.
Menurutnya, perjalanan tersebut dipenuhi berbagai tantangan dan momen sulit.
"Terima kasih kepada semua pemain dan staf yang telah memberikan kita semua kenangan dan kebahagiaan yang akan bertahan seumur hidup," tulis Jay Idzes.
Ia menegaskan bahwa perjuangan skuad Garuda tidak selalu berjalan mudah.
Namun, semangat untuk terus berjuang bersama membuat Timnas Indonesia mampu melewati berbagai rintangan hingga akhirnya mengangkat trofi.
"Kalian tidak pernah menyerah. Melalui semua kemunduran dan momen sulit, mereka menunjukkan kepada kita bahwa kita bisa melakukan apa saja ketika kita berjuang bersama," lanjutnya.
Jay Idzes juga menyebut pencapaian tersebut sebagai gambaran mengenai apa yang menjadi identitas Indonesia.
Baginya, gelar juara bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan buah dari perjuangan kolektif.
"Inilah yang diperjuangkan Indonesia dan inilah maknanya," tulis pemain yang memperkuat Venezia tersebut.
Jay Idzes: Perjalanan Belum Berakhir
Meski baru saja mengantarkan Indonesia menjadi juara, Jay Idzes meminta semua pihak tidak menganggap perjalanan Timnas telah selesai.
Ia justru melihat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai awal dari perjalanan yang lebih besar.
"Perjalanan kami tidak berhenti di sini. Ini baru permulaan," tegas Jay.
Ia kemudian menutup pesannya dengan slogan yang identik dengan perjuangan skuad Garuda, "Kita Garuda."
Timnas Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati pertandingan dramatis melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 5 Oktober 2026.
Indonesia sempat membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84.
Gol tersebut membuat puluhan ribu suporter di SUGBK semakin bergairah karena Garuda berada di ambang gelar juara.
Namun, Thailand tidak menyerah. Tiga menit berselang, Iklas Sanron berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan Seksan Ratree.
Thailand kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81.
Meski kehilangan satu pemain, Thailand mampu bertahan dan memaksa laga berlanjut hingga babak tambahan.
Drama kembali terjadi pada extra time. Thailand sempat berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee.
Indonesia akhirnya menunjukkan mental juara.
Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor kembali menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik putih tersebut, Timnas Indonesia tampil lebih tenang.
Garuda akhirnya menang 4-2 dan memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi milik Indonesia.