- Lionel Messi memainkan laga perpisahan emosional bersama Timnas Argentina melawan Benin di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti.
- Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Argentina tiga gol tanpa balas berkat kontribusi satu gol dan dua assist dari Messi.
- Laga itu menandai berakhirnya perjalanan panjang karier internasional Messi yang telah membela negaranya sejak tahun 2005 silam.
Suara.com - Era Lionel Messi bersama Timnas Argentina resmi berakhir setelah sang kapten menjalani laga perpisahan melawan Timnas Benin pada Rabu (7/10/2026) pagi WIB.
Messi tampil emosional hingga meneteskan air mata sebelum kick-off. Ia kemudian menutup pertandingan dengan kontribusi satu gol dan dua assist dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Benin di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti.
Laga tersebut menjadi penutup perjalanan panjang Messi bersama Timnas Argentina yang dimulai sejak 2005.
Messi Menangis Sebelum Laga
Suasana haru menyelimuti Stadion Monumental ketika lagu kebangsaan Argentina berkumandang.
Messi yang kini memperkuat Inter Miami tak kuasa menahan air mata setelah menyadari bahwa pertandingan tersebut menjadi penampilan terakhirnya bersama La Albiceleste.
Emosi tersebut kemudian berubah menjadi motivasi bagi Messi untuk terlibat dalam serangan Argentina sejak awal pertandingan.
Pemain berusia 39 tahun itu beberapa kali menciptakan peluang, tetapi babak pertama berakhir tanpa gol.
Messi Sumbang Dua Assist
Kebuntuan Argentina akhirnya pecah pada menit ke-48. Tendangan sudut Messi mengarah tepat kepada Nicolas Otamendi yang menyambutnya dengan sundulan untuk membuka keunggulan.
Messi kembali mencatatkan assist pada menit ke-61. Umpan kunci sang kapten diselesaikan Nico Paz melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Marcel Souke Dandjinou.
Argentina kemudian mendapat peluang menambah keunggulan setelah Agustin Giay dilanggar di dalam kotak penalti pada menit ke-68.
Gol Perpisahan Messi
Messi maju sebagai eksekutor penalti setelah pertandingan sempat terhenti selama sekitar tiga menit karena perawatan medis.
Dengan tenang, Messi menjalankan tugasnya dan mengirim bola ke gawang Benin untuk membawa Argentina unggul 3-0.
Gol tersebut langsung disambut pelukan dari rekan-rekan setimnya. Argentina kemudian mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Laga tersebut menjadi penampilan terakhir Messi bersama Timnas Argentina setelah hampir dua dekade membela negaranya.
Rekor dan Warisan Messi di Argentina
Selama memperkuat Timnas Argentina, Messi mencatatkan 126 gol dan 67 assist dari 208 penampilan.
Catatan tersebut membuat Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina. Ia unggul dari Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua dengan 56 gol.
Messi juga mempersembahkan sejumlah trofi penting bagi Argentina, termasuk Piala Dunia 2022.
Selain itu, ia membawa Argentina meraih Copa America 2021 dan 2024 serta Finalissima 2022.
Sebelum sukses di level senior, Messi juga menjadi bagian dari Argentina yang menjuarai Piala Dunia U-20 2005 dan meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.