-
Pelatih Rayo Vallecano memuji keberhasilan Emil Audero menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Indonesia.
-
Penyelamatan penalti Emil Audero menjadi kunci kemenangan Indonesia atas Thailand di laga final.
-
Audero langsung dipercaya menjadi kiper utama Rayo Vallecano usai beradaptasi dengan sangat cepat.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapat apresiasi dari pelatih Rayo Vallecano, Inigo Benat San Jose, setelah membantu skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Emil Audero kembali ke klubnya di Spanyol dengan membawa kebanggaan setelah menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan Indonesia meraih trofi.
Penampilan apiknya di final, termasuk menggagalkan tendangan penalti lawan, turut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar juara.
![Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero (tengah) berselebrasi bersama rekannya Elkan Baggot (kedua kanan) dan Jordi Amat (kedua kiri) usai mengalahkan Timnas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/rwa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/06/89660-fifa-asean-cup-2026-timnas-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-emil-audero.jpg)
Pujian tersebut disampaikan San Jose dalam konferensi pers menjelang pertandingan Rayo Vallecano melawan Athletic Bilbao pada pekan kedelapan LaLiga 2026/2027.
Duel itu dijadwalkan berlangsung di Estadio de Vallecas, Sabtu (10/10/2026) malam WIB.
Sebelumnya, Audero tampil bersama Timnas Indonesia dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pertandingan berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu dengan skor imbang 2-2. Timnas Indonesia kemudian memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.
Audero berperan penting dalam keberhasilan tersebut setelah mampu menggagalkan eksekusi penalti Nattapong Sayriya.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih gelar juara di kawasan Asia Tenggara.
"Selamat kepada Emil atas prestasinya. Saya sangat senang untuknya," tutur San Jose, dikutip dari Union Rayo.
Audero sendiri baru bergabung dengan Rayo Vallecano menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Ia didatangkan dari Como 1907 dengan status pinjaman hingga akhir musim 2026/2027.
Meski baru bergabung, kiper berusia 29 tahun tersebut langsung mendapatkan kepercayaan sebagai penjaga gawang utama.
Ia telah tampil dalam tiga pertandingan terakhir Rayo di LaLiga, yakni saat menghadapi Real Madrid, Espanyol, dan Osasuna.
San Jose menilai Audero mampu melewati proses adaptasi dengan baik meskipun baru bergabung dengan tim.
Menurutnya, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan tuntutan kompetisi bukan perkara mudah bagi seorang pemain.
"Datang dan beradaptasi begitu cepat bukanlah hal mudah. Saya pikir dia melakukannya dengan baik dan akan terus berkembang sedikit demi sedikit," kata San Jose.
Dalam tiga penampilannya bersama Rayo di LaLiga, Audero telah mengumpulkan 270 menit bermain dengan catatan kebobolan enam gol.
Kendati demikian, pelatih Rayo tersebut tetap melihat potensi besar yang dimiliki sang kiper.
Pengalaman Audero berkompetisi di level tertinggi sepak bola Italia menjadi salah satu modal penting untuk membantu Rayo bersaing di LaLiga.
Selain itu, pengalamannya bersama Timnas Indonesia juga memberikan tambahan jam terbang di level internasional.
San Jose turut mengapresiasi kontribusi staf pelatih yang membantu Audero beradaptasi sejak kedatangannya di Vallecas.
"Staf pelatih kami banyak membantunya. Semua ini telah membuat Emil menjadi lebih baik karena mereka adalah profesional yang luar biasa dan berkompetisi dengan kemampuan terbaik mereka," kata San Jose.
Saat ini, Rayo Vallecano menempati peringkat kedelapan klasemen sementara LaLiga 2026/2027 dengan koleksi delapan poin dari tujuh pertandingan. Mereka mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Pertandingan melawan Athletic Bilbao menjadi kesempatan bagi Rayo untuk memperbaiki posisi di klasemen.