SuaraCianjur.id - Melakukan sholat hajat secara konsisten dan bersungguh-sungguh bagi seorang muslim menjadi harapan yang sulit terwujud.
Padahal, ibadah sholat hajat memiliki banyak keutamaan seperti, dikabulkan permintaan oleh Allah SWT, mendekatkan diri dengan Allah SWT, menenangkan Jiwa, meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT.
Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat. Meskipun tata cara mengerjakan sholat ini sama seperti sholat lainnya, ada perbedaan niat sholat hajat 2 rakaat yang harus diperhatikan.
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat
Sebelum memulai sholat hajat, umat Muslim diwajibkan membaca niat terlebih dahulu. Membaca niat adalah rukun wajib sholat, sama seperti melaksanakan sholat pada umumnya.
“Ushalli sunnatal hajati rak‘ataini ad’an lillahi ta‘la.”
Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”
Doa Setelah Sholat Hajat
Setelah selesai mengerjakan sholat hajat, ada dzikir dan doa yang bisa dipanjatkan agar keinginan cepat terkabul. Berikut dzikir dan doa setelah sholat hajat.
Baca Juga: Judi Kartu Remi di Kuburan, 3 Kakek di Lamongan Masuk Bui
Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim (10 kali sambil sujud).
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad (10 kali).
Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.
Bacaan Doa
"Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin."
Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang".
Penulis : Chyntia Sami Bhayangkara