SuaraCianjur.id- Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Noviansyah Joshua Hutabarat masih bergulir. Kabar terbaru kini mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo sudah dipecat secara resmi dari Polri setelah pengajuan bandingnya ditolak, pada hari Senin (19/9) kemarin.
Secara resmi Ferdy Sambo bukan lagi sebagai jenderal di institusi Polri. Akibat perbuatan sadisnya menghabisi nyawa Brigadir J, dirinya kini terancam hukuman mati.
Namun di tengah kasus ini berjalan, muncul sebuah video dari seorang wanita yang mengaku sebagai pegiat media sosial. Dia menyatakan keberatan atas hukuman mati terhadap Sambo.
Melansir dari akun TikTok dengan nama @top.tujuh_, wanita cantik ini menyatakan menolak keras hukuman mati.
"Saya menolak keras kalau vonis pak Sambo adalah hukuman mati. Karena apa, yang lain-lain pun tidak semua dihukum mati padahal membunuh sekian banyak orang dan pembunuhan yang dilakukan FS (Ferdy Sambo) ini kita tahu sendiri," kata wanita itu, seperti dikutip dan dilihat pada hari Selasa (20/9/2022).
Memang dirinya menyatakan kalau perbuatan yang telah dilakukan oleh Sambo adalah salah. Tapi menurutnya, seorang suami wajar marah ketika istrinya dilecehkan.
"Saya pun kalau melihat sesuatu yang tidak enak pada pasangan saya, mungkin saya akan melakukan yang saya tidak tahu, mungkin di luar akal sehat juga. Tidak membenarkan kesalahannya, tapi beliau adalah orang baik yang diselamatkan Tuhan atas kebrutalan nafsunya," kata dia.
Saat ini memang isu kasus dugaan pelecahan seksual terhadao istri dari Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi oleh Brigadir J masih menjadi tanda tanya besar, apakah itu memang terjadi atau tidak. Karena hingga kini isu pelecahan tersebut masih belum terbukti.
Bahkan Bareskrim Polri telah mengehntikan laporan tersebut, karena tidak cukup bukti untuk memperkuat adanya dugaan pelecahan seksual tersebut. Hanya saja, banyak kejanggalan terhadap dugaan kasus pelecehan tersebut.
Baca Juga: 7 Jenderal Bintang Tiga yang Sangat Diperhitungkan, Termasuk 'Menhgajar' Ferdy Sambo Cs hingga Ampun
“Ya kita menghakimi pakailah hati nurani juga gitu loh. Kita turut berduka cita memang atas meninggalnya Brigadir J, Tapi asal kalian tahu penderitaan yang diberikan selama hidup dalam waktu yang panjang itupun sangat menyakitkan,” lanjut wanita cantik tersebut.
Wanita dengan rambut pirang ini merasa prihatin dengan penderitaan Ferdy Sambo yang terus disorot oleh masyarakat luas.
"Seperti yang akan dijalankan pak Sambo. Maka tigas saya sebagai pegiat media sosial dan influencer, adalah mencari keadilan ketika sudah mendapatkan keadilan sudah cukup tak perlu lagi diperpanjang,” kata dia.
![Video wanita yang menolak keras hukuman mati terhadap Ferdy Sambo [Foto Istimewa / Tangkapan Layar Tiktok]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/09/20/1-video-wanita-yang-menolak-keras-hukuman-mati-terhadap-ferdy-sambo.png)
Bahkan dirinya menyarankan agar kasus ini dikawal fokus dengan kasus pembunuhan Brigadir J jangan merembet kepada kasus yang lain.
"Sudahlah jangan lagi diperpanjang dengan kasus ini, kasus itu. Udah fokus aja dengan pembunuhan ini. Mereka sudah jadi tersangka, tinggal kita tunggu ibu PC," jelas wanita tersebut.
Setelah melihat video tersebut, ribuan orang membanjiri kolom komentar. Tak sedikit mereka yang geram dengan pernyataan yang dikatakan oleh wanita tersebut.