Tim DVI Polri Dikirim ke Jatim Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan yang Sebabkan 127 Orang Meninggal

Suara Cianjur

Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:45 WIB
Tim DVI Polri Dikirim ke Jatim Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan yang Sebabkan 127 Orang Meninggal
Kombes Pol Nurul Azizah. (Foto Ilustrasi / Dok Suara.com)

SuaraCianjur.id- Mabes Polri menerjunkan tim Disaster Victim Identification atau DVI untuk mengidentifikasi tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Mereka akan membantu Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi para korban yang meninggal.

Seperti yang diketahui, sebanyak 127 orang meninggal dunia, akibat kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya.

"Saat ini Mabes Polri mengirimkan tim DVI ke Malang untuk berkoordinasi dengan tim DVI Polda Jawa Timur dan rumah sakit setempat untuk mempercepat identifikasi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Polri fokus untuk mengidentifikasi para korban meninggal dan membantu untuk memberikan perawatan medis kepada para korban yang mengalami luka-luka.

"Fokus Polri saat ini adalah melakukan identifikasi korban dan memberikan pertolongan medis kepada para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit," tambahnya.

Ratusan orang yang tewas dalam tragedi tersebut, menjadi duka bagi seluruh insan pecinta sepakbola tanah air. Tak sedikit yang menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, dari jumlah korban yang tewas itu dua di antaranya merupakan anggota Polri.

"Dalam kejadian itu telah meninggal 127 orang dan dua di antaranya dari anggota Polri," terang Nico.

Kapolda Jatim itu juga menyebutkan, 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan. Sementara sisanya meninggal dunia ketika mendapatkan pertolongan medis di sejumlah rumah sakit.

baca juga

Hingga kini sebanyak 180 orang, masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Malang. Selain korban meninggal dunia, tercatat ada 13 unit kendaraan mengalami kerusakan, 10 unit kendaraan tercatat milik Polri.

"Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40.000 penonton, tidak semua anarkis hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan," terang Nico. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Jabar Berduka 127 Orang Tewas di Tragedi Stadion Kanjuruhan: Jangan Selalu Kejar Rating TV

Gubernur Jabar Berduka 127 Orang Tewas di Tragedi Stadion Kanjuruhan: Jangan Selalu Kejar Rating TV

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:13 WIB

Korban Berjatuhan, Arema vs Persebaya Berujung Liga 1 Ditunda Satu Pekan Kedepan

Korban Berjatuhan, Arema vs Persebaya Berujung Liga 1 Ditunda Satu Pekan Kedepan

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 06:02 WIB

Liga 1 Resmi Dihentikan Satu Pekan, Berikut isi Rilis PT. LIB

Liga 1 Resmi Dihentikan Satu Pekan, Berikut isi Rilis PT. LIB

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 03:26 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB