Kemungkinan Terburuk Jika Indonesia Disanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang

Suara Cianjur

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:24 WIB
Kemungkinan Terburuk Jika Indonesia Disanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang
A FIFA sign is seen outside the FIFA headquarters in Zurich, Switzerland December 17, 2015. (Foto Ilustrasi/ Suara.com / REUTERS/Ruben Sprich)

SuaraCianjur.id- Jika FIFA memberikan sanksi untuk Indonesia buntut tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang mengakibatkan ratusan nyawa meninggal, tampaknya memang harus was-was.

FIFA selaku federasi sepak bola tertinggi di dunia menyoroti soal insiden yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.

Tewasnya 125 orang dalam insiden tersebut, menbuat dunia menyoroti sepakbola di Indonesia.

Banyak kemungkinan yang bisa terjadi terhadap dunia sepak bola Indonesia, jika sanksi diturunkan dari FIFA selaku federasi sepak bola dunia dan AFC selaku federasi sepak bola Asia.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi membeberkan kalau pihaknya melakukan komunikasi dengan FIFA dan AFC.

Menurutnya, induk sepakbola dunia itu tidak akan mengambil sikap buru-buru, meski PSSI sadar kalau insiden yang terjadi ini menjadi perhatian dunia dan media asing.

FIFA sudah pernah memberikan sanksi kepada Indonesia dan memberikan dampak negatif untuk sepak bola di Tanah Air.

Berkaca pada tahun 2015 lalu, saat Indonesia dijatuhi sanksi akibat keterlibatan pemerintah dalam PSSI,  memberikan kerugian yang sangat besar.

Bukan hanya Timnas Indonesia para pemain pun turut merasakan dampak dari sanksi FIFA kepada PSSI pada waktu itu.

baca juga

1. Anjloknya Ranking FIFA

Sanksi FIFA yang diberikan kepada Indonesia sekitar tujuh tahun silam, membuat kiprah Timnas Indonesia di pentas internasional terganggu. Kondisi itu lantas mempengaruhi kepada peringkat Indonesia di ranking FIFA.

Indonesia tidak bisa ikut dalam kompetisi di tingkat internasional. Pada bulan Oktober tahun 2015, peringkat Indonesia melorot ke angka 171, di bawah beberapa negara kecil dan yang sepakbolanya gurem seperti Timor Leste (170), Kaledonia Baru (169), India (167), Mauritius (168), Pulau Cook (166), hingga Amerika Samoa (164). Pada April 2016 atau setelah sanksi FIFA dicabut, Indonesia duduk di peringkat 185.

Kini peringkat tersebut meningkat drastis seiring hasil positif yang dibawa oleh pelatih Shin Tae-yong, hingga menduduki peringkat ke 153 di FIFA.

2. Tak Ikut Turnamen FIFA

Sanksi FIFA membuat Timnas Indonesia tak bisa ikut di sejumlah event internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain AKBP Ferli, Inilah 9 Nama Komandan Brimob yang Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan

Selain AKBP Ferli, Inilah 9 Nama Komandan Brimob yang Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan

Cianjur | Senin, 03 Oktober 2022 | 20:20 WIB

Tragedi Kanjuruhan Bikin AKBP Ferli Hidayat Tak Lagi Pegang Tongkat Komando Kapolres Malang, Ini Penggantinya

Tragedi Kanjuruhan Bikin AKBP Ferli Hidayat Tak Lagi Pegang Tongkat Komando Kapolres Malang, Ini Penggantinya

Cianjur | Senin, 03 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Konten Prank KDRT Baim Wong dan Paula Resmi Dilaporkan Pihak Ini ke Polisi, Ancaman Hukuman Serius

Konten Prank KDRT Baim Wong dan Paula Resmi Dilaporkan Pihak Ini ke Polisi, Ancaman Hukuman Serius

Cianjur | Senin, 03 Oktober 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

×