SuaraCianjur.id - Komplotan Ferdy Sambo, telah siapkan uang sejumlah 5 miliar rupiah, untuk mengubur kasus Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Uang tersebut, disiapkan untuk para eksekutor, saksi, dan juga lembaga-lembaga yang turut menangani kasus pembunuhan tersebut.
"Informasi pertama yang saya dapatkan itu berupa WhatsApp disiapkan anggaran Rp5 miliar, yang menyiapkan Putri Candrawathi. Tetapi belakangan saya dapat informasi lagi hanya diberikan atau dijanjikan Rp1 miliar (untuk Eliezer). Sedangkan yang lain 500, 500 juta (Kuat dan Bripka Ricky Rizal). Kemudian ada juga kepada lembaga-lembaga, tapi ada juga lembaga yang menolak," kata Kamaruddin Simanjuntak, saat menjadi saksi untuk terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin.
Namun Kamaruddin tidak mengetahui, apakah uang tersebut tersalurkan atau tidak.
"Tapi apakah sudah diserahkan atau tidak saya tidak dapat informasi. Tetapi yang jelas ada informasi itu awlanya (disiapkan anggaran) 5 miliar. Tapi kemudian berubah jadi 1 milir 500, 500," imbuhnya.
Sementara Putri Chandrawathi memberikan ponsel kepada Eliezer, Kuat, dan Ricky, sebagai tanda terimaksihnya karena telah mengeksekusi BRigadir J.
"HP ini diberikan ibu Putri Candrawathi sebagai bentuk terima kasih telah membunuh. Diberikan kepada para terdakwa ini," ungkapnya. (*)
Sumber : Suara.com
Artikel ini telah tayang di Suara.com, dengan judul : Bongkar Isi WhatsApp Istri Sambo di Sidang, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Siapkan Rp5 Miliar untuk Bunuh Brigadir J
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Kamu Ingat Ketika Kamu Ingin Menyerah dengan Hidupmu