Alasan PKS Kenapa Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal di Tanggal 10 November, Katanya Lagi Lawan Oligarki

Suara Cianjur

Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB
Alasan PKS Kenapa Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal di Tanggal 10 November, Katanya Lagi Lawan Oligarki
Mardani Ali Sera menyebut alasan kenapa deklarasi Koalisi Perubahan gagal dilaksanakan tanggal 10 November 2022 (Foto: Dok Suara.com - Novian Ardiansyah)

SuaraCianjur.id- Sebuah alasana dikemukakan oleh Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera terkait dengan alasan deklarasi Koalisi Perubahan gagal dilaksanakan tanggal 10 November 2022.

Mardani Ali Sera membocorkan sedikit alasan terkait hal itu. Menurutnya saat ini para partai koalisinya sedang melawan oligarki.

Hal itulah yang lantas menjadi alasan deklarasi Koalisi Perubahan yang turut mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedang sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024 gagal digelar.

"Kenapa belum deklarasi? Bocoran sedikit karena kami lagi lawan oligarki," cuit Mardani Ali Sera dalam akun Twitter-nya @MardaniAliSera, yang dilihat Minggu (13/11/2022).

Saat ini pihaknya sedang menggalang sebuah format gerakan, karena tak ingin kalau pusaran koalisinya harus oleh pemodal besar.

"Ini enggak boleh ada pemodal besar yang menguasai kita. Maknya kita lagi menggalang format gerakan," ungkap Mardani.

Mardani juga mengatakan kalau pihaknya masih terus bermusyawarah terkait dengan deklarasi Koalisi Perubahan,

Terkait dengan waktunya kapan Mardani menegaskan hal itu tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dilaksanakan.

"Waktunya kapan? In just battle time tinggal waktunya tapi komitmen membersamai. Mohon doanya," kata Mardani.

baca juga

Cuitan dari kader PKS ini membuat netizen merongrong kolom komentar. Ada yang bilang kalau alasan itu tidak terlalu memuaskan.

"Alasannya nggak memuaskan," kata netizen.

"Lawan oligarki buat bayar yang sesuai maunya partai," timpa netizen lainnya.

"Oligarki dari diri sendiri saja banyak omong. Introspeksi diri dong," ungkap yang lainnya.

Anies Baswedan bertemu ketum demokrat, elite PKS, Nasdem dan PKS tim kecil [Foto: Suara.com / IG aniesbaswedan]
Anies Baswedan bertemu ketum demokrat, elite PKS, Nasdem dan PKS tim kecil (sumber: Foto: Suara.com / IG aniesbaswedan)

Sementara itu alasan terkait gagalnya deklarasi Koalisi Perubahan sudah diungkap sebelumnya oleh Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya.

Dirinya memastikan kalau deklarasi koalisi antara partai NasDem, PKS, dan Demokrat diundur. Kalu memungkinkan akan dilaksanakan pada akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sifat Berpolitik Jokowi yang Dikenal oleh NasDem

Sifat Berpolitik Jokowi yang Dikenal oleh NasDem

Cianjur | Sabtu, 12 November 2022 | 14:27 WIB

Pernyatan Ade Armando Dianggap Racun Dunia Demokrasi dan Ancaman Kerukunan Beragama

Pernyatan Ade Armando Dianggap Racun Dunia Demokrasi dan Ancaman Kerukunan Beragama

Cianjur | Sabtu, 05 November 2022 | 20:30 WIB

AHY dan Annisa Pohan Samperin Bunda Corla di Tempat Kerja, Bosnya Tak Percaya Ada Keluarga Presiden

AHY dan Annisa Pohan Samperin Bunda Corla di Tempat Kerja, Bosnya Tak Percaya Ada Keluarga Presiden

Cianjur | Jum'at, 04 November 2022 | 15:42 WIB

Terkini

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

7  Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45 WIB

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:44 WIB

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Entertainment | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:20 WIB

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:19 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:15 WIB

×