4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:33 WIB
4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar
Ilustrasi ibu hamil (Pexels/Leah Kelley)
baca 10 detik
  • Dokter Ivan menyatakan dua puluh persen ibu hamil berencana normal berpotensi caesar karena masalah persalinan mendadak.
  • Penyebab utama caesar meliputi ukuran bayi terlalu besar akibat diabetes kehamilan dan gangguan kemajuan persalinan.
  • Penyebab lain tindakan caesar adalah posisi bayi tidak normal, komplikasi plasenta, serta kebutuhan tindakan keselamatan segera.

Suara.com - Banyak perempuan yang merencanakan melahirkan normal atau persalinan pervaginam, tetapi ibu hamil bisa mendadak harus menjalani operasi caesar. Lantas, apa sebabnya?

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk (BMHS) sekaligus Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, Sp.OG mengatakan sekitar 20 persen ibu yang mencoba melahirkan normal berpotensi menghadapi masalah saat persalinan, meskipun selama kehamilan tidak ditemukan keluhan berarti.

“Perempuan memang dibuat untuk secara alami melahirkan secara normal,” ujar Dr. Ivan saat perhelatan Bunda Parenting Convention 2026 di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Jadi memang satu dari lima ibu-ibu yang mencoba untuk melahirkan normal ada yang berpotensi mempunyai masalah pada saat persalinan, terlepas dari selama kehamilan nggak ada isu ataupun komplain," lanjutnya.

Berikut ini beberapa sebab ibu hamil bisa mendadak melahirkan dengan operasi caesar:

1. Bayi berukuran terlalu besar

Salah satu kondisi yang dapat membuat persalinan pervaginam menjadi sulit adalah ukuran bayi yang terlalu besar.

Dr. Ivan menjelaskan persalinan pervaginam atau lahiran normal kerap sulit dilakukan jika ukuran bayi terlalu besar. Kondisi ini salah satunya dapat berkaitan dengan diabetes selama kehamilan.

“Kalau komplikasi yang sifatnya karena tidak hidup, contoh misalnya diabetes dalam kehamilan, atau barangkali kebanyakan makan gula, itu bisa menyebabkan bayinya lebih besar,” jelasnya.

baca juga

Bayi yang terlalu besar bisa menghambat proses persalinan normal karena berkaitan dengan kemampuan kepala dan tubuh bayi melewati panggul ibu.

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk (BMHS) sekaligus Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, Sp.OG. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk (BMHS) sekaligus Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, Sp.OG. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

2. Persalinan tidak mengalami kemajuan

Persalinan yang tidak mengalami kemajuan atau labor arrest juga dapat menjadi alasan dilakukan operasi caesar.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dalam pedoman yang diperbarui pada 2024 menyebut labor dystocia atau gangguan kemajuan persalinan sebagai salah satu kondisi yang dapat menjadi indikasi persalinan caesar.

Kondisi tersebut terjadi ketika pembukaan serviks atau proses turunnya bayi tidak mengalami perkembangan seperti yang seharusnya.

Artinya, meskipun ibu sudah masuk ruang bersalin dengan rencana persalinan normal, keputusan dapat berubah berdasarkan perkembangan persalinan dan keselamatan ibu serta bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Memilih Body Lotion yang Aman untuk Ibu Hamil: Kulit Lembap, Janin Sehat

5 Tips Memilih Body Lotion yang Aman untuk Ibu Hamil: Kulit Lembap, Janin Sehat

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:18 WIB

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

4 Sunscreen Aman Dipakai Ibu Hamil dan Busui untuk Perbaiki Skin Barrier

4 Sunscreen Aman Dipakai Ibu Hamil dan Busui untuk Perbaiki Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×