Permohonan Denmark Ditolak Tegas FIFA dan Minta Semua Tim Piala Dunia Tidak Urus Politik dan Ideologi

Suara Cianjur

Senin, 14 November 2022 | 15:30 WIB
Permohonan Denmark Ditolak Tegas FIFA dan Minta Semua Tim Piala Dunia Tidak Urus Politik dan Ideologi
Christian Eriksen pemain Timnas Denmark. FIFA menolak permohonan dari federasi sepak bola Denmark terkait tulisan di kaos yang akan digunakan saat Piala Dunia 2022 (Foto: Suara.com / JOHN THYS - AFP)

SuaraCianjur.id- Permohonan dari Federasi sepak bola Denmark untuk bisa mengenakan kaus bertemakan pro hak asasi manusia di Piala Dunia 2022 ditoal tegas oleh FIFA.

Penolak itu secara resmi dilakukan oleh FIFA ketika Denmark meminta permohonan untuk mengenakan kaos bertuliskan "Hak Asasi Manusia untuk Semua". FIFA menolak hal itu disampaikan oleh juru bicara DBU.

Mengutip dari AFP turut melansir dari Antara, DBU membantah kalau pesan yang bertuliskan tersebut adalah pesan politik. Mereka akan mematuhi keputusan dari FIFA agar tak mendapatkan sanksi.

Selain itu, Qatar kini sedang menghadapi kritik usai catatan tentang hak asasi manusianya terhadap perlakuan kepada para pekerja asing dalam proyek infrastruktur besar di pesta sepak bola terebesar jagat dunia kali ini. Termasuk soal hak-hak perempuan dan LGBTQ.

Federasi sepak bola Denmark sejak lama memusuhi penyelenggaraan Piala Dunia yang dilaksanakan di Qatar. Mereka ingin menjadi pembela hak asasi manusia, salaam kompoetisi bergulir, di tanggal 20 November 2022.

"Kami telah mengirimkan permintaan kepada FIFA tetapi tanggapannya negatif. Kami menyesali. Tetapi kami harus memperhitungkannya," ujar direktur DBU Jakob Jensen kepada Ritzau. 

Piala Dunia Qatar 2022. [Foto: Suara.com / The Sun]
Piala Dunia Qatar 2022. (sumber: Foto: Suara.com / The Sun)

Sebelumnya juga DBU sudah megumumkan kalau kaos pelatihan turut menampilkan sebuah pesan kritis, ada juga dua sponsor yakni Danske Spil dan bank Arbejdernes Landsbank dan turut setuju mengganti logo mereka.

"Bagi saya ini adalah jersey dengan pesan yang sangat sederhana tentang hak asasi manusia universal," ujar Jensen.

FIFA melarang smeua pesan politik di pekan lalu hadir dalam kancah sepak bola Piala Dunia 2022. Mereka mnedesak kepada semua tim untuk berfokus kepada pertandingan, dan tidak memikirkan hal Politik dan Ideologis.

baca juga

Erkait dengan Homoseksualitas, adalah sebuah hal yang sangat ilegal di negeri Qatar. Kapten dari sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman berencana menggunakan ban lengan berwarna pelangi dengan pesan "Satu Cinta" sebagai bentuk pesan kampanye anti-diskriminasi.

Sumber: Bolatimes.com / Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Banyak Pesepak Bola Tak Suka dengan Piala Dunia 2022: Jadwal Tak Tepat Hingga Masalah Hak Asasi Manusia

Terungkap! Banyak Pesepak Bola Tak Suka dengan Piala Dunia 2022: Jadwal Tak Tepat Hingga Masalah Hak Asasi Manusia

Bola | Senin, 14 November 2022 | 15:00 WIB

Sisi Hitam di Balik Keindahan Stadion Piala Dunia 2022 Qatar, Ribuan Nyawa Melayang Hingga Gaji Buruh Kecil

Sisi Hitam di Balik Keindahan Stadion Piala Dunia 2022 Qatar, Ribuan Nyawa Melayang Hingga Gaji Buruh Kecil

Bola | Senin, 14 November 2022 | 14:42 WIB

Duta Besar Piala Dunia 2022 Qatar Keluarkan Ultimatum Terkait Homoseksual: Tahu Apa Artinya Haram?

Duta Besar Piala Dunia 2022 Qatar Keluarkan Ultimatum Terkait Homoseksual: Tahu Apa Artinya Haram?

Cianjur | Senin, 14 November 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×