SuaraCianjur.id - Ditengah masyarakat Kabupaten Cianjur tengah terdampak akibat gempa bumi kemarin, BMKG kini mengeluarkan peringatan dini soal ramalan cuaca di Kabupaten Cianjur.
Adapun prakiraan cuaca di Kabupten Cianjur, hujan dengan intensitas sedang hinggal lebat di perkirakan akan terjadi di Kabupten Cianjur.
Hujan diprediksi terjadi pada siang hari dengan rentang waktu mulai pukul 13.00 sampai pukul 19.00 WIB, pada Selasa (22/11/2022).
Selain di Cianjur, hujan dengan pontensi sedang sampai dengan lebat dapat juga terjadi di Kab dan Kota Bogor, Kab Purwakarta, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Bandung, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab Indramayu, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terjadinya angin kencang yang bakal terjadi di Kabupaten Cianjur.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada rentang waktu siang/sore hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab Bekasi, Kab Cianjur, Kab Sukabumi, Kab Purwakarta, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Bandung, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab Indramayu, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya,” seperti yang dilansir dari laman https://www.bmkg.go.id.
![Korban gempa Cianjur mendapatkan perawatan medis di pelataran RSUD Sayang Cianjur. [Foto: Tri Widiyanti]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/21/1-korban-gempa-cianjur-mendapatkan-perawatan-medis-di-pelataran-rsud-sayang-cianjur.jpeg)
Wilayah lain juga yang dapat terjadi angin kencang yakni meliputi daerah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab Bekasi, Kab Sukabumi, Kab Purwakarta, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Bandung, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab Indramayu, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya.
Prakiraan BMKG terjadinya hujan disertai kilat dan angin kencang dapat terjadi pada waktu siang sampai dengan malam hari.
Sementara itu data terbaru akibat gempa bumi di Kabupten Cianjur, berdasarkan dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, menyebutkan jika ada sembilan daerah yang terdampak gempa bumi berkekuatan 5,6 SR Magnitudo, pada kemarin ini.
Baca Juga: Dinar Candy Panik Tak Bisa Hubungi Keluarga di Cianjur setelah Gempa: Tolong Temukan Adikku
Diperbaharui pada pukul 03.00 WIB, Selasa (22/11/2022), BPBD Jabar merilis dampak gempa bumi yang terjadi kemarin.
Sembilan daerah tersebut diantaranya Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kabupten Garut, dan Kota Bekasi.
Adapun kondisi daerah yang paling para mengalami kerusakan yakni daerah Kabupaten Cianjur, dengan total 2873 bangunan yang terdiri dari rumah warga, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, perkantoran, rumah ibadah, beberapa toko, jembatan dan akses jalan mengalami kerusakan akbat gempa tersebut.
Disusul daerah Kabupaten Sukabumi, dengan 442 bangunan yang mengalami kerusakan. Untuk di Kota Sukabumi, terdapat 19 rumah yang mengalami kerusakan.
Kemudian daerah Kobupaten Bogor, 25 bangungn alami kerusakan, dan untuk di Kota Bogor ada dua unit rumah yang alami kerusakan. Untuk Kabupaten Bandung dan Bandung Barat masing-masing terdapat satu bangunan yang rusak.
Jumlah pengungsi sendiri, untuk di Kabupaten Cianjur terdapat 5646 jiwa yang tengah mengungsi dengan titik pengungsian di Kantor BPBD, RSUD dan Taman Kota Cianjur. Korban yang meninggal dunia mencapai ratusan orang dengan (Data masih terus bertambah).
Untuk di Kabupaten Sukabumi, terdapat 11 orang yang alami luka-luka dan tiga jiwa harus diungsikan.
Di Kabupaten Bogor, terdapat 13 jiwa yang harus diungsikan dengan dua diantaranya mengalami luka-luka.
Korban paling sedikit terdapat di Kabupaten Bandung, dengan catatan satu orang mengalami luka-luka akibat gempa kemarin. (*)