SuaraCianjur.id- Karyawan Geprek Bensu menggruduk Jordi Onsu, karena mereka belum mendapatkan hak atau gaji dalam pekerjaannya.
Adik dari Ruben Onsu ini menjadi bulan-bulanan para karyawannya yang bekerja di Geprek Bensu.
Usai mengetahui masalah yang terjadi terhadap para karyawannya, Jordi Onsu berbicara dan terkejut dengan kabar itu. Dia berjanji akan menuntaskan masalah itu sekaligus turut menyelidiki.
"Aku baru dapat laporan yang pasti kasihan karena ini masalah perut. Pokoknya ini menjadi atensi aku dan segera diselesaikan," kata Jordi Onsu dkutip dari YouTube, Selasa (29/11/2022).
Media sosial seperti akun Instagram menjadi sasaran para karyawannya yang mengamuk karena gaji yang belum terbayarkan, Mereka menagih dalam kolom komentar.
"Yth pak Jordi Onsu, tolong dengan sangat untuk membayar seluruh gaji karyawan outlet. Kami hanya meminta hak kami, sudah itu saja," kata akun @imr***, dilihat Selasa (28/11/2022).
Namun ada juga beberapa orang yang berkomentar kalau mereka yang melakukan aksi protes dan membuat isu soal gaji karyawan yang belum dibayarkan, memiliki niat untuk menjatuhkan keluarga Onsu.
“Pastinya ada OKNUM JAHAT yang mau menjatuhkan keluarga THE ONSU,itu pasti.....kalau telat mbayar gaji,,itu kan ada yang berwenang mengatur mslah gji pegawai dari perusahaan tersebut,,OWNER nya taunya kan laporan dari bawahan....pasti ada yang mbayar para orang orang ini untuk menjatuhan klurga Ruben Onsu,” kata akun yanti***.
“Yg koment gaji rata2 fake account ya,” timpal akun lainnya hawa***.
Bahkan tak sedikit publik yang menjadikan kolom komentar di salah satu postingan Jordi menjadi bahan ‘rujakan’ dari mereka yang bukan karyawan Geprek Bensu.
![Ruben Onsu (tengah) ketika berfoto dengan beberapa orang dalam acara Geprek Bensu [Foto: Suara.com / Geprek Bensu]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/27/1-ruben-onsu-tengah-dalam-sebuah-acara-geprek-bensu-dok-geprek-bensu.jpg)
Lantas hal itu pun mendapatkan pembelaan dari publik lainnya, yang meminta untuk tidak ikut campur dalam hal itu.
“Tolong jual saja barang-barang branded nya untuk gaji karyawan,” kata akun Nurul***.
“Ini nitizen yang komen masalah gaji kalau belum tau permasalahannya saya pikir jangan asal ngomong dulu deh ntr salah paham kalian mana mau minta maaf... kita nitizen jadi pemerhati aja dulu kalau belum tau kebenarannya,” kata akun Zimp***.
Ada juga yang mengaku sebagai karyawan dari Geprek Bensu yang menagih gaji tersebut. Namun akun itu diduga sebagai akun palsu.
“#geprekbensuindonesia bagaimana ini gaji kami belum di bayar , hak kami belum d kasih,” kata akun @Asmawati1995.