SuaraCianjur.id - Menurut dr. Zaidul Akbar, lemak dianggap sebagai musuh bagi sebagian orang.
Sebab, banyak yang menganggap bahwa lemak membawa banyak penyakit pada tubuh, tetapi hal berbeda dikatakan dr. Zaidul Akbar.
dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa tidak semua lemak jahat dan berbahaya bagi tubuh.
Ada lemak baik yang bisa melawan lemak jahat di dalam tubuh dan membuat tubuh semakin sehat.
"Jadi salah satu masalah kita sekarang adalah lemak yang berlebihan ya," ujar dr. Zaidul Akbar.
Cara melawan lemak jahat dengan lemak baik menurut dr. Zaidul Akbar
![Cara jitu lawan lemak jahat ala dr. Zaidul Akbar [YouTube dr. Zaidul Akbar Official]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/12/09/1-dr-zaidul-akbar.jpg)
Memang benar, melawan lemak dianggap sebagai hal yang cukup berat, untuk itu dr. Zaidul Akbar akan membagikan tipsnya.
Cara jitu melawan lemak adalah dengan lemak baik seperti kelapa dan alpukat.
Tentang alpukat ini, banyak orang yang menyangka bahwa lemak di dalam alpukat akan menaikkan berat badan.
Hal ini bisa terjadi ketika mengkonsumi alpukat disertai dengan tambahan-tambahan yang tinggi gula.
"Kekeliruan kita mengenai alpukat adalah alpukatnya dua kerok, sisanya gula, air es, kental manis," ujar dr. Zaidul Akbar.
Sehingga, masyarakat sering salah kaprah dengan menganggap mengkonsumsi jus buah yang dibeli di pinggir jalan merupakan minuman sehat.
"Jadi jangan pikir kalau minum jus pinggir jalan itu Anda sehat, karena gula semua isinya," sambungnya.
Cara Allah membuat manusia sadar dengan dirinya
![dr. Zaidul Akbar jelaskan cara Allah mengingatkan manusia [YouTube dr. Zaidul Akbar Official]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/12/09/1-dr-zaidul-akbar.jpg)
Selanjutnya, dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa manusia sulit untuk menghentikan makan dan sulit untuk disuruh tidur.
Karena, manusia memiliki hawa nafsu untuk makan terus dan terjaga terus-menerus.
Sehingga, dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang cara Allah mengendalikan manusia ini, adalah dengan sakit.