Gus Coy tak memungkiri bahwa dukungan terhadap Anies Baswedan mengundang polemik. Menurutnya hal ini bisa menjadi pembelajaran bersama.
"Tidak ada etika yang dijadikan standar bersama, bahwa parpol ketika masih dalam perjalan pemerintahan yang didukung, kemudian menyambut pemilu berikutnya tidak boleh mencalonkan siapa-siapa. Ini kan belum ada aturan," kata dia. (*)
SUMBER: YOUTUBE INDONESIA LAWYERS CLUB