Megawati Sebut Jokowi Kasihan Jika Tak Ada PDIP, NasDem Bela Presiden: Lihat Rekam Jejaknya!

Dany Garjito, Sekar Anindyah Lamase

Rabu, 11 Januari 2023 | 19:43 WIB
Megawati Sebut Jokowi Kasihan Jika Tak Ada PDIP, NasDem Bela Presiden: Lihat Rekam Jejaknya!
Ketua DPW Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat Willy Aditya ditanya wartawan seusai rapat konsolidasi dengan jajaran pengurus DPW dan DPW NasDem se-NTB di Mataram, Jumat (25/11/2022). (ANTARA/Nur Imansyah)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat menyampaikan bahwa dirinya kasihan dengan Presiden Jokowi jika tak dinaungi PDIP.

"Padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDIP kasihan deh," kata Megawati saat berpidato dalam HUT ke-50 PDIP di JI-Expo Kemayoran, Jakarta pada Selasa (10/01/2023).

Pernyataan itu pun disoroti banyak pihak, salah satunya adalah Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya.

Willy menyampaikan bahwa Jokowi yang terpilih sebagai presiden, lahir dari proses demokrasi terbuka. Kata Willy, ada simbiosis mutualisme antara partai dengan sosok figur yang diusung.

NasDem yang menjadi salah satu partai pengusung Jokowi menyebut bahwa partai Surya Paloh itu melihat rekam jejak dari Jokowi. Dia menilai, seandainya demokrasi berjalan tertutup, kontestasi lima tahuna itu hany akan dikuasi oleh PDIP.

Lebih lanjut, Willy dalam hal ini lalu menyinggung sistem proporsional terbuka yang tengah diperjuangkan 8 fraksi partai politik di parlemen.

Pasalnya, jika pemilu pada tahun 2019 menggunakan sistem proporsional tertutup, yang menguasai kompetisi hanya PDIP yang bermarkas di kawasan Menteng, Jakarta.

"Pak Jokowi memiliki rekam jejak yang kemudian diapresiasi oleh publik. Sejauh ini, mah demokrasinya tertutup, maka kemudian liganya jadi Liga Menten (PDIP), bahkan liga Indonesia dan kita tahu sirkulasi kekuasaan kita elitenya tinggal di Menteng," kata Willy saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2023).

Atas dasar demikian, Willy menegaskan sistem proporsional diperlukan untuk melahirkan kehendak zaman di setiap masa.

baca juga

Dia juga menyatakan NasDem akan mendorong dan mendukung supaya pemilu tidak menggunakan sistem proporsional tertutup.

"Tentu (Jokowi) anak kandung dari sistem demokrasi kita yang terbuka dan itu juga spirit yang terus-menerus kita dorong melalui mempertahankan, bahkan memajukan sistem proporsional terbuka ini. Jadi itu sebuah keniscayaan," jelasnya.

Willy menilai, akan lebih baik untuk saling membanggakan dan memberikan apresiasi pada apa yang telah dikerjakan Jokowi. Jika dilihat dalam bingkai sejarah, Willy menyebut NasDem adalah salah satu pelengkap PDIP dalam mengusung Jokowi.

"Waktu itu siapa sih yang nggak jatuh cinta dengan Pak Jokowi. Waktu itu ya. Itu benar-benar menjadi, saya bilang tadi, kehendak zaman, spiritnya siapa? Jokowi, memang menjadi harapan," katanya.

"Jadi tentu tidak dalam posisi yang saling mencari titik lemah atau mencari-cari, tapi saling melengkapi saja dan itu sudah menjadi wis wayahe lah untuk kemudian saling memberikan kontribusi, melengkapi satu dan yang lain," pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil FX Hadi Rudyatmo: Kader Kondang PDIP yang Dipanggil 'Preman' oleh Megawati

Profil FX Hadi Rudyatmo: Kader Kondang PDIP yang Dipanggil 'Preman' oleh Megawati

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:19 WIB

Politik Balas Budi Ala Jokowi, Dukung Yusril Maju Capres di 2024: Gantian Nggak Ada Salahnya

Politik Balas Budi Ala Jokowi, Dukung Yusril Maju Capres di 2024: Gantian Nggak Ada Salahnya

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:13 WIB

Jokowi Soal Pemilu 2024: Kalau Mau Menang, Menang dengan Cara-cara Bersahabat dan Santun

Jokowi Soal Pemilu 2024: Kalau Mau Menang, Menang dengan Cara-cara Bersahabat dan Santun

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:07 WIB

Gibran Rakabuming Umumkan Pemenang Buku Wali Kota Karbitan, Siapa Mereka?

Gibran Rakabuming Umumkan Pemenang Buku Wali Kota Karbitan, Siapa Mereka?

Sumatera | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:04 WIB

Tampang Jokowi Kayaknya Tidak Nyaman Saat Megawati Bilang 'Kasihan', Kata Mardani

Tampang Jokowi Kayaknya Tidak Nyaman Saat Megawati Bilang 'Kasihan', Kata Mardani

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:04 WIB

Minta Maaf Usai Disindir Megawati, 5 Fakta PSI Dompleng Dukungan Capres ke Kader PDIP

Minta Maaf Usai Disindir Megawati, 5 Fakta PSI Dompleng Dukungan Capres ke Kader PDIP

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:03 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

×